Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dinkes Inhil Ajak Masyarakat Waspadai Osteoporosis
INDOVIZKA.COM - Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil) mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap risiko Osteoporosis. Penyakit yang dikenal sebagai silent disease ini dapat menyebabkan tulang rapuh dan meningkatkan risiko patah tulang, terutama pada lansia.
Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rahmi Indrasuri, SKM MKL., menyampaikan bahwa osteoporosis kerap kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak orang baru menyadarinya setelah terjadi patah tulang. “Osteoporosis bukan hanya ancaman bagi lansia, tetapi juga bisa dialami oleh usia muda jika tidak menjaga kesehatan tulang dengan baik,” jelasnya.
Menurut data Dinkes Inhil, prevalensi osteoporosis terus meningkat, terutama pada perempuan pasca-menopause akibat penurunan hormon estrogen. Faktor risiko lain meliputi pola makan rendah kalsium, kurang olahraga, konsumsi rokok, dan minuman beralkohol.
“Osteoporosis bisa dicegah dengan gaya hidup sehat, seperti konsumsi makanan kaya kalsium dan vitamin D, serta rutin berolahraga,” tambah Rahmi.
Dinas Kesehatan Inhil mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah-langkah berikut untuk mencegah osteoporosis:
1. Asupan Nutrisi: Perbanyak konsumsi susu, ikan, sayuran hijau, dan kacang-kacangan yang kaya kalsium dan vitamin D.
2. Olahraga Teratur: Lakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki, bersepeda, atau senam yang membantu memperkuat tulang.
3. Hindari Kebiasaan Buruk: Kurangi konsumsi rokok, minuman beralkohol, dan minuman berkafein tinggi.
4. Rutin Pemeriksaan Kesehatan: Lansia disarankan untuk memeriksa kepadatan tulang secara berkala guna mendeteksi osteoporosis sejak dini.
Dinkes Inhil juga menggelar kampanye kesadaran melalui penyuluhan di puskesmas dan kelompok masyarakat. "Kami ingin masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak dini, karena osteoporosis bisa dicegah jika kita peduli," ungkapnya.
Dinas Kesehatan menegaskan bahwa masyarakat yang merasa memiliki risiko tinggi atau gejala seperti nyeri punggung, penurunan tinggi badan, atau tulang mudah patah, harus segera berkonsultasi dengan dokter.
Dengan langkah pencegahan yang tepat, diharapkan masyarakat Inhil dapat terhindar dari ancaman osteoporosis dan menjalani hidup sehat hingga usia lanjut.
.png)

Berita Lainnya
Dinkes Inhil Komitmen Berikan Pelayan Kesehatan Kepada Ibu Hamil
PSBB Berakhir, 19 Tambahan Kasus Corona dari 3 Klaster di Riau dalam Sepekan
Update Covid-19 Riau: Tambah 231 Kasus, 10 Pasien Meninggal Dunia
Masih Ada Sekitar 7.000 Jemaah Umrah Indonesia di Arab Saudi
Khasiat Luar Biasa Jantung Pisang, Bisa Menyembuhkan Penyakit Mematikan
Kemenkes Sediakan 30 Kit Pendeteksi Omicron Berbasis RNA
Wanhar : Anak Usia 0-59 bulan 48.340 Orang Dan 4 Sampai 59 Bulan 41.649 Orang Target Imunisasi Polio
Tiga Tenaga Kesehatan Di Pekanbaru Positif Covid-19
Menkes Bongkar 'Bisnis' Izin Praktik Dokter Hasilkan Keuntungan Hingga Ratusan Miliar
Awal 2022, Pemerintah Datangkan 15 Mesin Pendeteksi Covid-19 Varian Omicorn
Sedih, Detik-detik Penjemputan Ibu dan Dua Anak Kecilnya yang Dinyatakan Positif Covid-19
Dampak Buruk Mengonsumsi Seblak secara Berlebihan