Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Jumlah ODP COVID-19 di Rohul 625 Orang dan 2 PDP
PASIR PANGARAIAN - Hingga Jumat (27/3/2020) kemarin, terdata 625 warga Rokan Hulu (Rohul) yang masuk Katagori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 2 warga masuk katagori Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Berdasarkan informasi Bupati Rohul H Sukiman melalui Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid 19, Kabupaten Rohul Drs Yusmar MSi, Jumat (27/3/2020) sore kemarin mengakui, walaupun terjadi peningkatan ODP namun belum ada warga yang dinyatakan Suspek atau positif Covid-19.
Yusmar mengimbau, agar warga tetap tenang dan tidak panik serta bisa mengikuti ketentutan yang sudah disampaikan Pemkab Rohul. Kemudian agar melakukan hidup sehat.
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
"Bagi warga yang masuk dalam ODP tidak perlu cemas, dan harus tetap melakukan Isolasi Mandiri di rumah selama 14 hari. Kemudian bagi warga yang masuk ODP, setiap harinya akan dilakukan pemeriksaan medis dari tim Dinas Kesehatan untuk memastikan tidak terinfeksi virus Corona," imbau Yusmar.
"Untuk itu, kita imbau warga tetap patuhi imbauan Pemerintah, tetap berada di rumah. Jika ada keperluan keluar rumah hendaknya menerapkan Physical Distance. Kita juga himbau warga terus membudayakan pola hidup bersih dan sehat serta selalu menyeringkan cuci tangan dengan menggunakan sabun," jelas Yusmar.
Sebut Yusmar, ke 2 warga yang masuk kategori PDP, merupakan warga Kecamatan Kunto Darusalam serta dari Kecamatan Rambah.
"Peningkatan jumlah ODP, dikarenakan adanya peningkatan dan perketat pengawasan yang dilakukan Pemkab Rohul, sehingga warga Rohul yang baru kembali dari daerah-daerah yang diduga terjangkit dapat terpantau maksimal," terang Yusmar.
Dari data Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19, Kabupaten Rohul, Kecamatan Tambusai Utara jadi kecamatan dengan jumlah ODP terbanyak yakni 102 orang, lalu disusul Kecamatan Kabun 88 Orang, Kecamatan Rambah 61 Orang, Kecamatan Rokan IV Koto 58 Orang, Kecamatan Rambah Samo 50 Orang.
Selanjutnya, di Kecamatan Bangun Purba terdata 38 orang, Tandun 35 orang, Kecamatan Rambah Hilir 32 orang, Kecamatan Kepenuhan 30 orang, Kecamatan Kunto Darussalam 30 orang dan Kecamatan Ujung Batu 25 orang.
Juga di Kecamatan Tambusai 24 Orang, Kecamatan Bonai Darusaalam 20 orang, Kecamatan Pendalian IV Koto 14 Orang, Kecamatan Kepenuhan Hulu 14 orang, Pagaran Tapah Darussalam 4 orang.
Ini data penyebaran ODP Covid-19 di Rohul tertanggal 27 Maret 2020:
1. Kecamatan Rambah = 61
2. Kecamatan Rambah Samo = 50
3. Kecamatan Rambah Hilir = 32
4. Kecamatan Tambusai Utara = 102
5. Kecamatan Tambusai = 24
6. Kecamatan Kepenuhan = 30
7. Kecamatan Ujung Batu = 25
8. Kecamatan Kunto Darussalam = 30
9. Kecamatan Bonai Darusaalam = 20
10. Kecamatan Tandun = 35
11. Kecamatan Kabun = 88
12. Kecamatan Rokan IV Koto = 58
13. Kecamatan Pendalian IV Koto = 14
14. Pagaran Tapah Darussalam = 4
15. Kecamatan Kepenuhan Hulu = 14
16. Bangun Purba =38.
.png)

Berita Lainnya
Jangan Keseringan Minum Teh, Ketahui Bahayanya bagi Kesehatan
Kondisi Membaik, Pasien Terduga Corona Sudah Bisa Dikunjungi Keluarga
Cegah Penyakit Menular, Dinkes Inhil Ajak Masyarakat Imunisasi Lengkap
Ilmuwan Italia Klaim Temukan Vaksin Corona Pertama di Dunia
Berdasarkan e-PPGBM, Prevelensi Balita Stunting di Kecamatan Concong Menurun
Melalui Vid-Con, Dinkes Riau Apresiasi Upaya Pemkab Inhil dalam Penanganan Covid-19
Kemenkes: 12 Persen dari Total Kasus Omicron Merupakan Anak-Anak
Prevalensi Stunting di Desa Bagan Jaya-Pelangiran Tahun 2024
Sempat Alami Fluktuasi, Prevelensi Stunting di Desa Simpang Kateman Turun di Tahun 2024
Angka Kesembuhan Tinggi, Kasus Positif Covid-19 di Riau Terus Turun
Orientasi KAP dan KPP bagi Kader dan Tenaga Kesehatan Resmi Ditutup
Kabar Gembira, 96 Persen Nakes di Riau Terpapar Covid-19 Sembuh