Pilihan
Jelang Pelantikan, Seluruh Kepala Daerah Berkumpul, Ada Apa ??
JAKARTA, INDOVIZKA.COM- Beberapa hari menjelang pelantikan kepala daerah serentak di Istana Presiden, Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dan seluruh Bupati dan Wakil Bupati Se Riau lakukan pertemuan silaturrahmi guna membangun sinergisitas pembangunan provinsi riau 5 tahun mendatang.
Pertemuan yang digelar dikawasan menteng jakarta pusat, senin (17/2/2025) ini juga sekaligus mendeklarasikan terbentuknya forum komunikasi kepala daerah se riau.
Gubernur Riau Abdul Wahid saat memandu pertemuam mengungkapkan keinginanya agar pembangunan di riau 5 tahun kedepan dapat disinergikan dan dikolaborasikan dengan 12 kab/kota yang ada.
"Saya berharap kita dapat terjalin kekompakan, saling sinergi dan saling berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan di Riau, saya berharap ini bukan pertemuan pertama, tapi akan digelar secara rutin" ajak Gubernur Riau terpilih ini yang serentak disetujui oleh semua kepala daerah yang hadir.
Lebih lanjut Wahid juga mengungkapkan rencananya ingin menyusun roadmap pembangun riau 30 tahun kedepan, sebagai panduan dalam merancang pembangunan yang berkelanjutan
"Saya berencana menyusun roadmap pembangunan riau 30 tahun mendatang, sehingga terencana, terarah dan berkelanjutan, membangunnya berdasarkan kebutuhan bukan keinginan semata" jelas wahid lagi.
Menanggapi hal itu, zukri bupati pelelawan dan agung nugroho walikota pekanbaru terpilih menyetujui dan berharap ada sinergisitas antara provinsi dan kab/kota.
Hal senada juga diungkapkan bupati kepulauan meranti H. Asmar yang secara khusus meminta perhatian untuk pembangunan meranti, mengingat APBD sangat kecil dibandingkan daerah lain di riau.
Hadir juga dalam pertemuan itu, Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir terpilih H. Bistamam- jhoni carles, bupati dan wakil bupati indragiri hulu Ade Agus Hartano-Hendrizal, Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir Herman-Yuliantini, Bupati dan Wakil Bupari Kuansing Suhardiman Amby- Mukhlisin, Bupati dan Wakil Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Misharti, Wakil Bupati Rokan Hulu Saripudin Poti, Wakil Walikota Dumai Sugiarto, Wakil Bupati Meranti Muzamil dan Bupati beserta Wakil Bupati Bengkalis Kasmarni-Bagus Santoso
Pertemuan tersebut juga sepakat membentuk forum komunikasi kepala daerah se riau, yang ditunjuk dan disepakati sebagai ketua Zukri Bupati Pelalawan, Sekretaris Ade Agus Hartanto Bupati Indragiri Hulu dan Bendahara Kasmarni Bupati Bengkalis.
Diakhir sesi pertemuan, bupati bengkalis Kasmar berharap agar gubernur menjadi penjembatan untuk menjemput program-program pembangunan yang ada di pemerintah pusat.
"Saya berharap kedepan pak gubernur menjembatani seluruh kabupaten/kota ke Pemerintah pusat, banyak program yang harusnya bisa dijemput, selama ini kita menerobos sendiri-sendiri, jika ada dokumen administrasi yang kurang bimbing kami. Saya setuju forum seperti ini rutin dilakukan, ini baru pertama kali dilakukan, belum ada sebelum-sebelumnya" ungkap Bupati Bengkalis ini.
Menanggapi hal itu, gubernur riau berjanji akan bersama-sama menemui pemerintah pusat agar program dapat turun ke riau.
"Kemaren saya sudah bertemu untuk perkenalan dan silaturrahmi ke mentri-mentri, kedepan kita akan bersama-sama serentak sekaligus bertemu, siapkan dokumen yang menjelaskan kondisi ril riau, kekurangan kita ungkapkan saja" ajak gubernur riau terpilih ini
.png)

Berita Lainnya
DPR Pesimistis Program Kartu Prakerja Berjalan Sukses
BREAKING NEWS: Nilai Tukar Rupiah Rp 16.550, Mendekati Kondisi Krisis 1998
Mahfud MD: Pers Pilar yang Paling Sehat, Kebebasan Pers Tidak Boleh Dilanggar
Dugaan Pungli di Rutan KPK Capai Ratusan Juta
Ini Logo dan Makna Maskot HPN 2022 di Sulawesi Tenggara
KNKT Pastikan Sriwijaya Air SJ-182 Tidak Meledak di Udara
Mulai Tahun Ini Anak Sekolah Dapat BLT Rp3,4 Juta, Buruan Cek Syaratnya-syaratnya
DPR Minta Jumlah Penerima Bantuan UMKM Ditingkatkan Jadi 24 Juta
Survei Nasional Tegaskan Mayoritas Generasi Z Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Polri Buka Penerimaan 9.284 Bintara, Berapa Gaji dan Tunjangannya?
Mulai Berlaku 12 April 2021, Ini Tahapan dan Cara Bikin SIM Online
31 Ribu ASN Dapat Bansos, Pimpinan Komisi VIII Desak Kemensos Perbaiki Data