Pilihan
Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Jl. Lintas Provinsi Rengat-Tembilahan, Tepatnya di Simpang Tiga Mumpa.
INDRAGIRI HILIR, INDOVIZKA.COM- Kecelakaan melibatkan mobil Tornado Hino bernopol BM 9155 BU yang membawa alat berat ekskavator VC135 warna kuning, serta dua sepeda motor, yaitu Honda Vario dan Honda Supra X.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil), AKBP Farouk Oktora melalui Kasat Lantas, AKP Fandri menjelaskan kecelakaan terjadi akibat rem blong pada mobil Hino yang dikemudikan oleh Eka Wahyu Deliansyah.
"Mobil yang datang dari arah Desa Sungai Gantang menuju Pelabuhan Parit 2 RT 06 Desa Mumpa itu kehilangan kendali saat melewati Jembatan Rumbai. Akibatnya, alat berat yang diangkut terjatuh dan menimpa dua sepeda motor yang sedang terparkir di warung milik Faisal Fadli," ujarnya.
Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia, yaitu kernet mobil Hino bernama Bambang. Sementara itu, satu orang mengalami luka berat, dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.
"Para korban segera dilarikan ke Puskesmas Sungai Salak untuk mendapatkan perawatan medis. Kerugian materil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp30 juta," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
PT Perkebunan Nusantara V Perkuat Digitalisasi Jelang Pembentukan Palm Co
Resmi Dilantik, Adil - Asmar Langsung Tancap Gas Cegah Karhutla di Meranti
Waspadai Provokasi Demo Ganggu Stabilitas, Tokoh Papua Ajak Dukung Pembangunan Nasional
PWI Dumai Bersama Unidum Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Mahasiswa
DPMPTSP Pekanbaru Tambah Target Investasi, Bisa Tercapai?
Gubernur Riau Usulkan Program Pembangunan Infrastruktur ke Komisi V DPR RI
Peduli Sesama, Dan SSK TMMD Kodim 0314/Inhil Beserta Anggota Melayat ke Rumah Duka Warga
Penyeberangan Roro Tetap Beroperasi Mulai Lebaran Pertama
Pj Bupati Herman dan Istri Tampilkan Batik Inhil di Lancang Kuning Carnival 2024
Lantik Bupati dan Wabup Rohil, Gubri Ingatkan Soal Covid-19 dan Belajar Tatap Muka
23 Pejabat Pemko Pekanbaru Belum Lapor LHKPN
DPM ITP2I Resmi Dilantik, Tegaskan Integritas dan Keberanian sebagai Fondasi Kepemimpinan Mahasiswa