Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Empat Pimpinan BRK Telah Ditetapkan
Komisaris Utama Targetkan BRK Syariah Berjalan Mulai Januari 2021
PEKANBARU - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Riau Kepri (BRK), telah menetapkan empat pimpinan BRK yang akan menjalankan bank BUMD milik Provinsi Riau dan Kepulauan Riau ini.
Dimana telah ditetapkan Komisaris Utama (Komut) dijabat Yan Prana Jaya, Andi Buchori sebagai Direktur Utama (Dirut), HM Suharto sebagai Direktur Dana dan Jasa. Dan untuk Direktur Operasional BRK, Said Syamsuri.
'Pekerjaan rumah' yang harus segera dijalankan oleh pimpinan BRK ini yakni konversi BRK menjadi Bank Syariah, dimana ditargetkan pada bulan Desember 2020 sudah ditetapkan dan di awal Januari 2021 telah dijalankan.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Komisaris Utama BRK yang juga merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Yan Prana Jaya, mengatakan sesuai dengan keinginan Gubernur Riau Syamsuar, konversi BRK menjadi BRK Syariah harus disegerakan. Target ini telah disampaikan kepada pimpinan BRK terpilih dan juga oleh pemilik saham lainnya.
“Target kita begini, tadi sudah disampaikan ke beberapa Direktur terpilih, Direktur utama, Direktur Operasi Jasa, mereka ingin ada perbaikan di BRK, apalagi dalam waktu singkat diminta oleh gubernur para pemegang saham cepat berpindah ke Bank Syariah itu target kita cepat,” ujar Yan Prana Jaya.
“Konversi ke Bank Syariah target kita Desember ini selesai, awal Januari digesa lagi dengan tim yang ada di BRK supaya kerjanya cepat. Untuk Bank Syariah awal Januari sudah bisa disegerakan,” tambahnya.
Selain menjadikan BRK menjadi BRK Syariah, para pimpinan terpilih juga ditargetkan meningkatkan laba yang ada di BRK. Walaupun selama ini BRK telah berjalan namun perlu ada peningkatan untuk perkembangan BRK yang lebih baik lagi. Termasuk memperbaiki sistem yang ada di BRK dengan menggunakan teknologi.
“Tadi saya sudah minta juga sama Direksi bagaimana meningkatkan laba bagi Pemerintah Provinsi Riau, karena dalam kondisi berat ini kerja keras para direksi jadi tantangan terberat untuk mencapai laba memperbaiki sistem yang ada di sini. Khususnya untuk teknologi informasi yang terbaru yang lagi kencang-kencangnya jangan lagi kita tertinggal dengan bank yang baru,” tegas Yan Prana.
Hadir pada RUPS-LB Gubernur Riau Syamsuar, bersama pemegang saham lainnya baik dari Riau maupun Kepulauan Riau.
.png)

Berita Lainnya
AMI Realisasikan Program Pertanian untuk Bantu Ekonomi Warga di Tengah Pandemi
Dua Atlet SDN 006 Pangkalan Kerinci Sabet Emas di Kejuaraan Taekwondo Nasional Challenge 2025 Pekanbaru
Mulai Hari Ini Hingga 1 Juli 2020, Pemkab Inhil Terapkan New Normal
Diskes Pekanbaru Tunggak Insentif Tenaga Kesehatan Tiga Bulan
Alat Excavator Amfibi Milik BWSS3 Gagal Diturunkan Hari Ini, Berikut Penjelasannya
KPU Rohul Segera Koordinasi dengan KPU RI Terkait Penyusunan Tahapan PSU
Berkat Lobi Gubri Abdul Wahid, Pemerintah Pusat Akan Bangun Flyover Garuda Sakti
Semarakkan HPN 2022, Besok Rombongan SMSI Riau Bertolak ke Kendari
2.025 Peserta Daftar Seleksi PPPK Pemprov Riau
Siapkan Sekda Baru, Walikota Firdaus Bakal Lengserkan M Noer Akhir Bulan Ini
Jadi Narasumber BKSPTIS, Rektor UIR Sampaikan Pencapaian Kerjasama Internasional
Kasus Pencurian dan Penyalahgunaan Narkoba Masih Mendominasi di Rokan Hulu