Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Bahaya Minum Sambil Berdiri, Bisa Sebabkan Banyak Penyakit
INDOVIZKA.COM- Apa asupan air dalam tubuh anda sudah cukup? Apakah anda sudah rajin minum air putih agar tubuh tetap terhindrasi dengan baik?
Minum air dengan cukup sangat penting untuk tubuh. Selain menghindari dehidrasi, minum air juga dapat membantu menjaga kestabilan elektrolit dan mengeluarkan racun dalam tubuh.
Tapi cara minum air yang kurang tepat justru bisa membuat kesehatan terganggu. Salah satunya adalah minum air sambil berdiri.
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
Bagi beberapa orang hal ini terlihat biasa, tapi sebetulnya minum air sambil berdiri bisa sebabkan beberapa masalah untuk tubuh.
Seperti yang dimuat dalam laman Delish, minum air sambil berdiri akan membuat tubuh menyerap cairan lebih cepat.
Kondisi ini akan sebabkan tubuh juga memerlukan lebih banyak oksigen sehingga bisa sebabkan masalah pada jantung dan paru-paru karena tubuh akan mengambil pasokan oksigen dengan cepat.
Selain itu, dalam laman Timeofindia.com juga disebutkan beberapa masalah yang ditimbulkan dari kebiasaan ini, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Masalah Ginjal
Tahukah anda bahwa minum air berdiri akan mempengaruhi kesehatan ginjal anda?
Minum sambil berdiri akan membuat aliran air ke ginjal dalam tekanan yang tinggi. Sehingga bisa memberatkan kerja ginjal.
Selain itu, air yang diminum akan lebih cepat menuju kendung kemih sehingga tidak membersihkan ginjal dengan sempurna.
2. Nyeri Sendi
Minum sambil berdiri berpotensi memicu ketidakseimbangan cairan dalam tubuh dan memicu penumpukan cairan dalam tubuh, terutama pada area sendi. Hal inilah yang sebabkan nyeri sendi.
3. Perut Kembung
Minum sambil berdiri bisa membuat air masuk ke dalam perut dengan cepat dan tidak melewati usus dengan baik sehingga memicu kembung.
Selama ini banyak beredar informasi bahwa anjuran minum air putih adalah sebanyak delapan gelas atau dua liter dalam sehari.
Ada juga yang menyarankan tidak perlu repot menakarnya, cukup minum saat haus saja.
Manfaat Air Putih
Tubuh terdiri dari 60 persen air dari bobot berat badan kita. Tubuh kita pun secara alami mengeluarkan air, terutama melalui urine dan keringat.
Cairan dalam tubuh tersebut berguna untuk membuang racun dari organ, mengedarkan nutrisi ke tubuh, membantu pencernaan, dan menjaga kinerja otak supaya tetap optimal.
Selain itu, asupan cairan yang cukup juga akan mencegah sembelit, batu ginjal, hingga kulit kering.
Berikut beberapa manfaat air putih yang perlu kamu tahu, antara lain:
1. Meningkatkan fungsi otak.
2. Melancarkan sistem pernapasan.
3. Menjaga kesehatan kulit.
4. Menurunkan kelebihan berat badan.
5. Menjaga kesehatan ginjal.
Air putih memang terlihat sebagai minuman sederhana, tetapi memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh.
Oleh karena itu, mulai sekarang kita tidak boleh malas untuk meminum air putih. Karena langkah ini akan mengubah kesehatan kita jadi lebih baik untuk jangka panjang.
.png)

Berita Lainnya
Sepanjang Januari 2020, 10 Warga Rohul Positif Terinfeksi DBD
Prevelensi Stunting di Kelurahan Concong Luar Catat 5 Kasus Periode 2022-2024
Ketentuan Tes Swab PCR COVID-19 Gratis Tanpa Biaya di Puskesmas
Meriahkan Milad Inhil ke-57 , Dinkes Inhil Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kepada Masyarakat
Warga Pulau Burung Jadi Pasien Kesebelas Positif Corona di Inhil
Bupati Inhil Ajak Masyarakat Ikuti Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis dari Baznas Inhil
Prevelensi Stunting di Desa Tegal Rejo Jaya Tunjukkan Fluktuasi yang Signifikan
Setelah Dirawat 40 Hari, Akhirnya Pasien Covid-19 dari Keritang Sembuh
Dinkes Gelar Bimtek Akreditas Labotorium
Vaksin Booster Gratis untuk Peserta BPJS Kesehatan, Simak Syarat Mendapatkannya
198 PDP Covid-19 di Riau Masih Dalam Perawatan
Kasus DBD di Pekanbaru Sudah Capai 77 Kasus