Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
18 Ribu Relawan Bergabung Perangi Corona: Didominasi Dokter dan Perawat
JAKARTA- Indonesia memanggil relawan. Tenaga medis menjawab panggilan itu. Para relawan ini akan ikut berperang di garda terdepan melawan corona.
Menurut Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-29 Letjen TNI Doni Monardo, para relawan ini sebagian besar dokter dan perawat.
"Ini juga akan mendapatkan perkuatan bantuan dari jajaran relawan. Sudah lebih dari 18 ribu relawan yang sudah mendaftar. Dan sebagian di antaranya adalah para tenaga dokter, dan perawat serta petugas laboratorium," jelas Doni dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Senin (13/4).
Doni menyampaikan itu setelah mengikuti rapat dengan Presiden Jokowi.
Doni juga menyampaikan, saat ini kekurangan tenaga medis begitu dirasakan. "Kekurangan dokter hari ini sudah mulai dirasakan di beberapa tempat yang pasiennya banyak," beber dia.
Sehingga bantuan dari relawan akan sangat membantu tenaga medis yang telah ada.
Selain itu juga sudah 690 ribu alat pelindung diri (APD) dikirimkan ke daerah untuk tenaga medis. Jumlah ini akan terus bertambah.
.png)

Berita Lainnya
Kenali Ciri-ciri Akun WhatsApp Milikmu Disadap, Buruan Lakukan Hal Ini...
Ketum Baru F-SBPU Dukung Yorrys Raweyai Kembali Pimpin KSPSI Periode 2021-2026
MPR Minta Deteksi Dini Pergerakan Teroris Ditingkatkan
2022, PNS Tak Lagi Bisa 'Leha-leha', Bakal Ada Punishment
Jelang Aksi Demo BEM-SI di Istana Negara, Ini Pesan Kadiv Humas Mabes Polri
Cara Lengkap untuk Wajib Pajak Ikut Program Pengungkapan Sukarela
Genjot Vaksinasi Massal, Presiden Minta Kepala Daerah Tidak Stok Vaksin
Sisa Impor Beras 2018 Masih Menumpuk di Bulog, DPR Pertanyakan Mendag Impor untuk Siapa
PKS Minta Mensos Perpanjang Program Bantuan Sosial Tunai
Awas, Situs Pendaftaran Kartu Prakerja Palsu Bisa Curi Data Pribadi
Diskon Pajak Mobil Baru 100 Persen Diperpanjang ke Agustus
Indonesia Menuju Pucuk Kepemimpinan Dewan HAM PBB, DPR Ingatkan Reformasi HAM Nasional