Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
LEPPAMI HMI Pekanbaru Nilai Bencana di Sumatra Akibat Kelalaian Pengelolaan Lingkungan
PEKANBARU,INDOVIZKA.COM– Lembaga Pariwisata dan Pencinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru menilai bencana ekologis yang berulang di sejumlah wilayah Sumatra tidak semata-mata disebabkan faktor alam, melainkan dipengaruhi oleh lemahnya pengelolaan lingkungan hidup dan kebijakan negara.
Direktur Utama LEPPAMI HMI Cabang Pekanbaru, Rizqy Syuhada Alfajri, mengatakan banjir, longsor, serta kebakaran hutan dan lahan yang terus terjadi merupakan akumulasi dari praktik alih fungsi lahan dan eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali.
“Bencana yang berulang ini tidak bisa terus dipahami sebagai musibah alam semata. Ada faktor kebijakan dan lemahnya pengawasan yang berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan,” ujar Rizqy dalam pernyataan tertulisnya,Jumat (26/12/2025).
Menurutnya, selama ini respons pemerintah masih lebih menitikberatkan pada penanganan darurat pascabencana, sementara upaya pencegahan dan pembenahan kebijakan dinilai belum menyentuh akar persoalan. Ia menilai pencabutan izin bermasalah dan penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan belum dilakukan secara maksimal.
LEPPAMI HMI Cabang Pekanbaru juga menyoroti dampak bencana yang paling besar dirasakan oleh masyarakat lokal yang tinggal di sekitar kawasan rawan bencana. Rizqy menilai pembangunan seharusnya memperhatikan prinsip keberlanjutan agar tidak mengorbankan keselamatan warga dan kelestarian alam.
Sebagai bentuk sikap, LEPPAMI HMI Cabang Pekanbaru menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, antara lain evaluasi menyeluruh terhadap izin usaha yang berpotensi merusak lingkungan, penegakan hukum lingkungan secara tegas dan transparan, serta penghentian alih fungsi hutan dan lahan yang tidak berkelanjutan.
Selain itu, mereka mendorong pelibatan masyarakat lokal, akademisi, dan organisasi kepemudaan dalam penyusunan kebijakan mitigasi bencana, serta perlunya peta jalan mitigasi jangka panjang berbasis lingkungan.
“Isu keselamatan rakyat dan keberlanjutan lingkungan merupakan amanat konstitusi yang harus dijalankan secara konsisten,” kata Rizqy.
LEPPAMI HMI Cabang Pekanbaru menyatakan akan terus mengawal isu kebencanaan dan lingkungan hidup di Sumatra sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial mahasiswa.
.png)

Berita Lainnya
Gubri Sampaikan Komitmen Pemprov Riau Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik
Lusa, Tiga Pasangan Kepala Daerah di Riau Dilantik di Pekanbaru
Digital Storytelling: "Zhengzhou in Cultural Relics" Debuts with AR Reconstructions Global Premiere on International Day for Monuments and Sites
Update Covid-19 Riau 3 Oktober: 38 Positif, 80 Sembuh, 3 Meninggal Dunia
Hari Listrik Nasional ke-76, Gubernur Kepri Resmikan Desa Berlistrik PLN
Kebakaran Pasar Kuok Kampar Hanguskan 26 Kios
Penyeberangan Roro Tetap Beroperasi Mulai Lebaran Pertama
KKP Kelas III Tembilahan dan Kodim 0314/Inhil Gelar Penyemprotan Lingkungan Makodim
SMSI Siap Bantu Media Siber Riau Untuk Verifikasi ke Dewan Pers
DLHK Riau Keluarkan Surat Rekomendasi Ganda Lahan
Belum Bisa Digunakan, APBD Perubahan Pemprov Riau Tunggu Evaluasi Kemendagri
Program SAPA dari Alfamart Bikin Belanja Makin Mudah