Pilihan
Pasang Laut Besar, Debit Air Sungai Kampar Naik 14 Cm
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan memastikan kondisi Indicator Level Air (ILA) Ferry Langgam masih dalam status normal dan aman untuk operasional pontoon, meski terjadi kenaikan elevasi air dalam dua hari terakhir.
Berdasarkan Update Laporan Indicator Level Air Ferry Langgam, Senin (5/1/2026) pukul 06.00 WIB, ketinggian air tercatat berada di angka +2,22 meter, mengalami kenaikan sekitar 14 sentimeter dibandingkan pagi hari sebelumnya.
Kenaikan ini dipengaruhi oleh periode pasang laut yang sedang naik.
Meski demikian, operasional penyeberangan di Ferry Langgam dilaporkan tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, pada pukul 07.00 WIB, data elevasi dan debit air menunjukkan kondisi relatif seimbang. Elevasi berada di 80,67 mdpl, dengan total outflow sebesar 365,39 m³/detik, yang terdiri dari outflow turbin 224,73 m³/detik dan spillway dua bukaan 50 cm sebesar 140,66 m³/detik, sebanding dengan inflow waduk.
Kepala BPBD Kabupaten Pelalawan, Zulfan, M.Si, menjelaskan bahwa banjir yang mulai memasuki sejumlah wilayah pemukiman masyarakat, khususnya daerah perairan seperti Teluk Meranti dan Desa Sungai Ara, disebabkan oleh pasang besar air laut yang diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga hari ke depan.
“Setelah periode pasang besar ini berakhir, air diperkirakan akan kembali surut,” ujar Zulfan.
Ia juga menjelaskan, banjir yang terjadi di Desa Air Hitam merupakan banjir kiriman dari Sungai Kuansing, yang umumnya akan surut apabila intensitas curah hujan tidak tinggi.
BPBD Kabupaten Pelalawan, lanjut Zulfan, terus melakukan monitoring dan patroli debit air secara berkala. Tim di lapangan juga secara rutin menyampaikan laporan terkini dari wilayah bantaran sungai untuk mengantisipasi potensi peningkatan risiko banjir.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada, terutama saat curah hujan tinggi. Jika terjadi kondisi darurat atau hal-hal yang membahayakan, segera laporkan kepada petugas,” tegasnya.
Terkait kondisi di PLTA Koto Panjang, BPBD menyampaikan bahwa debit air saat ini mulai mengalami penurunan. Diharapkan, jika curah hujan dalam beberapa hari ke depan tidak meningkat, pintu spillway yang sempat dibuka dapat kembali ditutup secara bertahap.
.png)

Berita Lainnya
Satpol PP Inhil Tertibkan Pelajar Sedang Main Game Online Saat PJJ
Hujan, Warga Belaras Tetap Padati Kampanye Fermadani Meski Pakai Payung
Lagi - Lagi Berduaan Ditaman Kota Pada Saat Malam Hari, Sepasang Muda-Mudi Dibubarkan Tim URC Satpol-PP
Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Muda dan Lencana Alumni Kehormatan IPDN
Disnakertrans Inhil Bina 225 KK di Desa Tanjung Melayu
Kasatlantas Teguh Pimpin Pemadaman di Lahan Terbakar Kuala Kampar
Pj Bupati Kampar Sambangi Stand Job Fair di Kampar Expo Tahun 2024
Masyarakat Peduli Pers Minta BPPA Dewan Pers Tolak Pencalonan Sayid Iskandarsyah
Anggaran Terbatas, Dispora Pekanbaru Hanya Bisa Bangun Lapangan Stadion Mini
Raja Isyam Azwar di Mata Yusmar Yusuf ; Terobosan Jenial dalam Gelombang Zaman
Bupati Bengkalis Terima Laporan Reses Ke-III Anggota DPRD tahun 2025
Jangan Lewatkan, Yamaha Gelar Pameran Sport Series 27-31 Januari