Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kapolda Metro Jaya: Jakarta PSBB, Kasus Narkoba Naik 120 Persen!
JAKARTA - Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mencegah penyebaran virus corona di Jakarta tak membuat pengedar narkoba menghentikan aksinya. Mereka justru memanfaatkan kondisi PSBB untuk mengedarkan barang haram tersebut.
Kapolda Metro Jaya, Irjan Pol Nana Sudjana mengatakan kasus narkoba di Jakarta naik 120 persen pada April 2020 jika dibandingkan dengan Maret 2020. Polda Metro Jaya terus melakukan evaluasi terkait peredaran narkoba di ibu kota.
"Kasus narkoba yang berhasil diungkap mengalami peningkatan cukup besar yaitu sekitar 120 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya," kata Nana di Jakarta, Jumat (1/5/2020).
Nana mengatakan para pengedar narkoba ini memanfaatkan PSBB yang melibatkan kepolisian untuk mencegah warga mudik keluar Jakarta. Namun Nana menegaskan Polri tetap siaga memberantas peredaran narkoba.
"Pengungkapan yang ada menunjukkan peredaran narkoba cukup tinggi selama wabah corona. Mereka mengira fokus Polri teralihkan oleh PSBB, tapi nyatanya kami terus siaga dan mencermati perkembangannya," ujarnya.
Sebelumnya Polda Metro Jaya berhasil mengungkap empat sindikat pengedar narkoba pada 18, 21, dan 24 April 2020. Narkoba jenis sabu-sabu seberat 46 kilogram dan 65.000 butir pil ekstasi berhasil diamankan.**
Sumber: Inews
.png)

Berita Lainnya
Ratusan Pegawai BKN Diterjunkan
Ini Logo dan Makna Maskot HPN 2022 di Sulawesi Tenggara
Kejaksaan Agung Naikkan Kasus Satelit Orbit 123 Kemenhan ke Penyidikan
NetralitasTNI: Komitmen TNI Menjelang Pemilu 2024
Kapolri Listyo Sigit Mutasi Ketua KPK Firli Bahuri
Kabarnya Gaji PNS Naik Tahun Depan?
Ketua MPR Minta Pemerintah Jamin Keamanan Kegiatan Usaha di Sektor Komoditas Digital
Yellow Clinic akan Dibangun di Kantor Golkar se-Indonesia
Mendikbudristek: Kekerasan Seksual Perempuan Selama Pandemi Baru Fenomena Gunung Es
2 Helikopter dan 3 Kompi TNI Dikerahkan Evakuasi Korban Erupsi Semeru
RUU Ibu Kota Negara Ditargetkan Selesai Februari 2022
Ahli Duga Sebaran Corona Eek di RI Lebih dari yang Dilaporkan