Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Komisi III DPRD Riau Dukung Evaluasi BUMD Secara Menyeluruh
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM – Komisi III DPRD Provinsi Riau menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Provinsi Riau untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Evaluasi ini dinilai penting guna memastikan kinerja BUMD benar-benar memberikan kontribusi positif bagi daerah.
Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri menyebutkan bahwa selama ini masih terdapat sejumlah BUMD yang belum menunjukkan kinerja optimal, baik dari sisi manajemen, transparansi keuangan, maupun kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, evaluasi total dianggap sebagai langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola perusahaan daerah.
Menurutnya, beberapa persoalan mendasar yang perlu dibenahi. Pertama, terkait kinerja dan penyelesaian masalah internal di sejumlah BUMD.
Salah satu BUMD yang disorot adalah PT Sarana Pratama Riau (SPR). Meski kontribusinya naik dari Rp 2,2 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp 5 miliar di tahun 2025, angka ini dinilai belum maksimal. “Ini belum maksimal dan memang harus dievaluasi supaya lebih maksimal,” tegas Edi di Pekanbaru, (5/1/2026).
Evaluasi juga akan menjangkau BUMD lainnya. Untuk PT Riau Petroleum, katanya diharapkan terjadi integrasi dan transfer pengetahuan dari PT Pertamina Hulu Riau (PHR), baik dalam hal kepemilikan saham maupun peningkatan kemampuan teknologi SDM.
Sementara itu, BUMD seperti PT PIR yang tercatat tidak beroperasi akan dievaluasi total. “Buat apa badan hukum ada, perusahaan ada, tapi tidak berkegiatan. Termasuk BUMD lainnya seperti SPR Trada, semua dievaluasi total,” jelas Edi.
Semangat evaluasi ini, menurut politisi Gerindra ini, sejalan dengan pembentukan Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah di DPRD Riau dan tim optimalisasi yang dibentuk pemerintah daerah.
“Semangat kita, legislatif dan eksekutif, sudah sama. Insyaallah hasilnya akan maksimal. Ini bagian upaya kita menyikapi minimnya PAD,” ungkapnya.
DPRD berharap hasil evaluasi menyeluruh tersebut dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan yang tepat, sehingga BUMD di Riau ke depan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Fd)
.png)

Berita Lainnya
DPRD akan Teruskan LKPJ TA 2023 kepada Banggar setelah Bupati Menjawab Pandangan Umum Fraksi
Terkait Libur Sekolah, Ketua Komisi B DPRD Kampar Minta Orang Tua Awasi Anak
Anggota DPRD Riau Minta BUMD Tanpa Kontribusi Ditutup
Jalan di Dumai Sering Hancur, Anggota DPRD Riau Nilai Tidak Ada Perhatian Pemerintah Pusat
Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Sampaikan Komitmen Visi Misi di Hadapan Anggota DPRD Riau
Edukasi Pemilih Pemula, Ketua Komisi 1 DPRD Riau Sebut Anggota DPRD harus Apa Adanya
Rapat Pansus Pokir Bahas Prioritas Usulan Masyarakat
Komisi I DPRD Riau Gelar RDP Bersama Biro Hukum dan BPN Provinsi Riau Bahas Jalan Poros Pekanbaru-Dumai
Anggota DPRD dan Sekretaris Hadiri Aqiqah Cucu Bupati Bengkalis
Komisi II DPRD Pekanbaru : Pedagang Takjil yang Pakai Zat Berbahaya Harus Ditindak Tegas
Ratusan Ibu-Ibu Antusias Hadiri Reses H Dani M Nursalam di Sungai Luar
Warga Tenayan Raya Curhat Soal Posyandu Saat Reses Anggota DPRD Riau Sumardany