Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Jelang PPDB SMA/SMK, DPRD Riau Ingatkan Disdik Soal Web Eror hingga Peta Zonasi
PEKANBARU - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Provinsi Riau tahun ini direncanakan kembali menggunakan sistem online. DPRD Riau tidak ingin ada kendala sehingga menyulitkan pada calon siswa baru untuk mendaftar.
Wakil Ketua DPRD Riau Syafaruddin Poti meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Riau meminimalisir kesalahan saat pendaftaran PPDB. Disdik harus menyosialisasikan petunjuk teknis (Juknis) PPDB kepada calon peserta didik.
"Kita minta agar Disdik menyosialisasikan juknis PPDB kepada calon peserta didik. Mulai dari informasi waktu pelaksanaan, sistem pendaftaran, serta juknis zonasi agar tidak terjadi persoalan seperti PPDB tahun sebelumnya," kata Syafaruddin Poti, Rabu (8/6/2022).
Sosialisasi pendaftaran ini harus dilakukan secara masif dengan melibatkan sekolah-sekolah serta platform digital. Dengan begitu, wali murid serta calon peserta didik tidak kebingungan untuk mendapatkan informasi detail terkait pelaksanaan PPDB sistem online tersebut.
Ia mengungkap, berdasarkan evaluasi PPDB tahun lalu, penetapan jalur zonasi menjadi persoalan yang sering dikeluhkan calon peserta didik. Politisi PDI Perjuangan itu meminta agar Disdik Riau memberikan peta wilayah zonasi yang jelas.
"Peta zonasi harus jelas. Harus disosialisasikan pemetaan ini kepada calon peserta didik dan orang tua murid," kata dia.
Anggota Komisi V DPRD Riau Marwan Yohanis tidak ingin ada kendala teknis saat PPDB Online dibuka. Ia meminta agar Disdik Riau menyiapkan situs pendaftaran yang profesional dan mudah diakses.
"Kita tidak mau lagi mendengar, webnya eror saat mau mendaftar, ada yang susah login ke situsnya, atau ada sudah mendaftar malah down webnya. Harus sudah dipersiapkan jauh-jauh hari aplikasi profesional yang memudahkan pada PPDB online ini," kata Marwan.
Politisi Gerindra itu juga menyoroti persoalan surat keterangan atau Suket domisili calon peserta didik. Marwan meminta, harus dikroscek dengan benar sehingga tidak ada lagi indikasi kecurangan seperti temuan tahun sebelumnya.
.png)

Berita Lainnya
Ribut Dana Safari Ramadhan, DPRD Riau Minta Gubri dan Wagubri Utamakan Kepentingan Rakyat
Dewan Inhil Desak Dinsos Pending Penyaluran BST Tahap II
Banggar dan TAPD Bahas APBD-P 2021 Usai Diverifikasi Pemprov Riau
Dewan Minta Pemprov Riau Segera Tetapkan Sekwan Definitif
Rachmat Gobel Sebut APBN Fokuskan pada PEN daripada Biayai Kereta Cepat
Sekretaris Komisi II DPRD Kampar Resmikan Ponpes Darul Quran Kampar Kiri
Diintervensi Pj Bupati, DPRD Inhil Sayangkan Rehabilitasi Fisik 23 Pustu Gagal
Pembahasan APBD Murni 2022 Ditunda, DPRD Riau Fokus Maraton APBDP 2021 APBD-P
Jemput Aspirasi Masyarakat, H Dani M Nursalam Reses di Pekan Kamis
PKB Minta Dana Desa Ditingkatkan dan Anggaran Pesantren Direalisasikan
Galian C Ilegal di Kabupaten Bengkalis, Komisi II Cari Solusi ke ESDM Provinsi Riau
Ketua DPRD Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Bupati dan Wakil Bupati yang Baru Dilantik