Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
PT RSUP Sinergi lintas pihak memastikan penanganan kebakaran berjalan efektif, cepat, dan terkendali
INDOVIZKA.COM - Sambu Group, perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) melalui unit usahanya PT Riau Sakti United Plantations (PT RSUP), kembali menegaskan komitmennya dalam perlindungan lingkungan dan pencegahan/pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kali ini bersama aparat setempat melakukan respons cepat dan kolaboratif dalam penanganan Karhutla yang terjadi di wilayah Desa Pulau Burung, Parit Bengkok, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Kejadian kebakaran hutan tersebut dilaporkan pada 5 Februari 2026 dan langsung ditindaklanjuti oleh tim pemadaman PT RSUP. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan secara menyeluruh dalam waktu lebih kurang 8 jam sejak laporan awal diterima, tanpa meluas ke area lain yang berpotensi lebih berisiko.
Pemadaman dilakukan secara terpadu oleh team PT RSUP bersama unsur Polri, TNI, serta aparat Desa Pulau Burung. Sinergi lintas pihak ini menjadi kunci utama dalam memastikan penanganan kebakaran berjalan efektif, cepat, dan terkendali.
PT RSUP secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla, khususnya di wilayah rawan kebakaran. Perusahaan telah menyiagakan personel terlatih, sarana pemadam kebakaran, serta melakukan patroli rutin di area operasional dan sekitarnya, termasuk wilayah masyarakat.
Andy Ferrial, selaku Humas PT RSUP, menyampaikan bahwa keberhasilan pemadaman ini merupakan hasil dari kesiapan sistem dan kuatnya koordinasi antar pihak. “Sejak laporan awal diterima, tim kami langsung bergerak ke lokasi bersama unsur terkait. Fokus utama kami adalah memastikan api tidak meluas dan keselamatan seluruh pihak tetap terjaga. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga lingkungan dan mendukung upaya pencegahan karhutla secara berkelanjutan untuk menjaga ekosistem kelapa,” ujar Andy.
Lebih lanjut, Andy menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada penanganan saat kejadian, tetapi juga pada upaya pencegahan jangka panjang. Edukasi kepada masyarakat, koordinasi dengan aparat desa, serta penguatan patroli terpadu terus dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran di masa mendatang.
Sambu Group meyakini bahwa perlindungan lingkungan bukan semata tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil dari kolaborasi dan kesadaran bersama. Melalui langkah nyata di lapangan, PT RSUP berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari solusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
.png)

Berita Lainnya
Warga Mengeluh, Pemko Diminta Warning PDAM Tirta Siak Pekanbaru
Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
DP2KBP3A Inhil Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Berikan Arahan dalam Program BKKBN di Wilayah Terpencil
Kerjasama dengan Satpol-PP, Dinkes Inhil Buktikan Keseriusan Tangani ODGJ
Dishub Pekanbaru Disebut tidak Komitmen kepada Koordinator Parkir
Razia Pekat, 71 Muda Mudi Diamankan Satpol PP dari Penginapan
18.060 Hektar Lahan Pertanian di Riau Sudah Ditanam Padi, Terluas di Inhil
Bea Cukai Tembilahan Hibahkan 3 unit Speedboat Sebagai Ambulans Air Kepada 3 Desa di Inhil
Polres Pelalawan Siagakan 4 Pos Pam dan 1 Pos Yan Operasi Ketupat 2026
Pemeliharaan Jalan Sungai Beringin Hampir Rampung, Lanjut ke Arah Sungai Piring?
Bupati Afni Lantik 60 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan ASN Melayani Masyarakat.
Mahasiswa Minta Periksa Gubernur Syamsuar, Ini Kata Kejati Riau