Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Istirahat di Pompong, Warga Teluk Kuala Kampar Diserang Harimau Sumatera
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM– Warga Desa Teluk, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, dikejutkan dengan serangan seekor Harimau Sumatera yang menerkam seorang pria, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Peristiwa itu terjadi di Dermaga PT SPA Distrik Serapung, saat korban tengah beristirahat di atas tabut/pompong.
Korban diketahui berinisial Kh (32). Malam itu, ia disebut sedang berbaring di atas pompong yang bersandar di dermaga. Tanpa diduga, satwa dilindungi tersebut muncul dari arah gelap dan langsung menyerang.
Kapolsek Kuala Kampar, AKP Rian Onel SH, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan segera menuju lokasi bersama unsur terkait.
“Begitu mendapat informasi, anggota langsung ke TKP. Korban sudah dievakuasi oleh pihak keamanan perusahaan dan warga ke Puskesmas Kuala Kampar untuk mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian belakang kepala akibat gigitan. Beruntung, korban cepat mendapat pertolongan sehingga dapat segera dirujuk ke fasilitas kesehatan.
Saksi mata, Wiwik (41), mengaku sempat mendengar suara gaduh dari arah pompong korban. Saat melihat ke arah sumber suara, ia mendapati korban sudah dalam kondisi diterkam.
“Kejadiannya sangat cepat. Saya langsung berteriak minta tolong. Petugas keamanan datang dan membantu evakuasi,” katanya.
Petugas keamanan PT SPA, Rozi (29), menambahkan bahwa setelah mengevakuasi korban, pihaknya langsung melakukan penyisiran di sekitar dermaga guna memastikan situasi aman.
“Kami perketat penjagaan, terutama pada malam hari. Aktivitas di sekitar dermaga juga diawasi lebih ketat,” ujarnya.
Insiden ini kembali mengingatkan masyarakat akan potensi konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah pesisir Kuala Kampar yang berdekatan dengan kawasan hutan dan habitat alami harimau.
Polsek Kuala Kampar mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, tidak beraktivitas sendirian pada malam hari, serta segera melapor apabila melihat tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar permukiman atau tempat kerja.
Aparat kepolisian menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan langkah penanganan dan pencegahan, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
.png)

Berita Lainnya
Berenang Bersama Temannya, Santri di Cirebon Hilang Terbawa Arus
Ratusan Unggas Mati di Kampar Positif Flu Burung
Bocah di Inhil Nyaris Tewas Dibelit Ular Besar
Terkait Penanganan Banjir di 15 Kecamatan, Komisi IV DPRD Pekanbaru Tunggu Aksi Perkim
Angin Puting Beliung Rusak 24 Rumah di Pelalawan
Porak Porandakan Kebun, Masyarakat Pelalawan Dihantui Kawanan Gajah
Mayat Bocah Laki-laki Ditemukan Mengapung di Perairan Pelabuhan SBP Tanjungpinang
Toko Ayura Super Murah Gorden Bangkinang Dilalap Sijago Merah
Korban Meninggal Tanah Longsor di Natuna Bertambah Jadi 46 Orang, 9 Orang Masih Hilang
Banjir di Tembilahan, Polisi Bantu Pengendara Lewati Jalan di Parit 6
Sopir Kapolres Kuansing Ditemukan Tewas Gantung Diri
Hari Ini Riau Tambah 170 Kasus Baru Corona, Kasus Kumulatif Jadi 19.766