Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
12 November 2025
Pulanglah, Ali…
16 Oktober 2025
Jokowi sesumbar 2 tahun listrik Indonesia bertambah 21.000 MW
Presiden Joko Widodo sesumbar dalam waktu dua tahun listrik Indonesia mampu bertambah mencapai 21.000 megawatt (MW) dari target 35.000 MW dalam waktu lima tahun. Menurut Jokowi, tahun ini, Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mengaku mampu menambah daya 11.000 MW.
"Kalau sudah tercapai, dua tahun (tercapai) 21.000 MW (akan jadi) enteng," kata Jokowi di Jakarta, Selasa (7/4).
Jokowi mendesak PLN agar lebih gencar meningkatkan kapasitas kelistrikan Indonesia. Dia juga berjanji bakal terus mengawal target pemerintah tersebut.
Adapun salah satu kendalanya adalah masalah perizinan. Maka dari itu, Jokowi meyakinkan rencana ini bakal menjadi fokus pemerintah. "Ini bukan target main-main, tapi realistis," ujarnya.
Mantan gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan rencana pembangunan listrik ini ialah tak lain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan. Sebab, listrik adalah energi dasar pertumbuhan industri dan lainnya.
"Tanpa listrik, nggak mungkin akan bangun industri, nggak mungkin ada hotel-hotel bisa sewa lampu, industri kita, listrik rumah tangga dan lainnya," terangnya.
.png)

Berita Lainnya
Matangkan Persiapan Pemilu 2024, LPP PKB Inhil Gelar Rakor Konsolidasi dan Pemantapan Bacaleg
PPP Tunjuk Arwani Thomafi Gantikan Posisi Arsul Sani Sebagai Sekjen
Tangisan Goenawan Mohamad: Refleksi Kecewa atau Strategi Politik?
Cerita Kesamaan Anies dan Cak Imin yang Kini Bergandengan
Terima Kritik dan Saran, KPU Inhil Gelar Uji Publik Penataan Dapil
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar Mundur Dari PDIP Gabung ke PKB
Pilkada Bengkalis: Duet Kader Golkar dan PKS Harga Mati
KPU RI Resmi Ajukan Banding Terkait Putusan PN Jakpus Tunda Pemilu
Hasil Rakernas 2021, PKS Komit Jadikan Partainya Pelayan dan Pembela Rakyat
Ungkapan Terima Kasih, Herman Bawakan Dani M Nursalam Jagung Hingga Pinang Saat Kampanye Fermadani
Gelar Rakerda, DPD I Golkar Riau Bahas Pemenangan Pilpres, Pilkada dan Pileg 2024
Soal Koalisi Partai Gerindra dan PKB Riau Tunggu Arahan Pusat