Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
12 November 2025
Jokowi sesumbar 2 tahun listrik Indonesia bertambah 21.000 MW
Presiden Joko Widodo sesumbar dalam waktu dua tahun listrik Indonesia mampu bertambah mencapai 21.000 megawatt (MW) dari target 35.000 MW dalam waktu lima tahun. Menurut Jokowi, tahun ini, Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mengaku mampu menambah daya 11.000 MW.
"Kalau sudah tercapai, dua tahun (tercapai) 21.000 MW (akan jadi) enteng," kata Jokowi di Jakarta, Selasa (7/4).
Jokowi mendesak PLN agar lebih gencar meningkatkan kapasitas kelistrikan Indonesia. Dia juga berjanji bakal terus mengawal target pemerintah tersebut.
Adapun salah satu kendalanya adalah masalah perizinan. Maka dari itu, Jokowi meyakinkan rencana ini bakal menjadi fokus pemerintah. "Ini bukan target main-main, tapi realistis," ujarnya.
Mantan gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan rencana pembangunan listrik ini ialah tak lain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan. Sebab, listrik adalah energi dasar pertumbuhan industri dan lainnya.
"Tanpa listrik, nggak mungkin akan bangun industri, nggak mungkin ada hotel-hotel bisa sewa lampu, industri kita, listrik rumah tangga dan lainnya," terangnya.
.png)

Berita Lainnya
Targetkan 10 Kursi DPRD, PKB Riau Daftarkan 65 Bacaleg ke KPU
Kartini dan Kiprah Perempuan Berpolitik di Mata Karmila Sari
Zul Kadir: Berbenahlah, Saya Tidak Mau PPP Jadi Partai Gurem
Megawati Tegaskan Tidak Akan Umumkan Capres Pada HUT ke-50 PDIP
PKB Inhil Kembali Lakukan Aksi Lawan Corona di Kecamatan Keritang
Masa Kepengurusan DPC PKB Inhil Bakal Berakhir, H Dani M Nursalam: Tugas Saya Sudah Tunai
Pendiri Partai Demokrat Pasti Lengserkan AHY di Awal Maret Ini
Rekomendasi Komisi V Tentang Opsi Interpelasi atau Pembentukan Pansus Sudah Diserahkan ke Pimpinan DPRD
Intruksi DPP, Muscab PKB se-Riau Diundur hingga Usai Lebaran
Digadang-Gadang Maju Pilbup 2024, Wakil DPRD Siak Beri Sinyal
Warga Pekanbaru Antusias Ikuti Swab dan Rapid Tes Antigen Gratis Nasdem Riau
Tutup Rapimnas Partai Golkar, Airlangga Ingin UU Cipta Kerja Cepat Diimplementasikan