Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Meski Kepemimpinan Haris Pertama di KNPI Bergejolak, Musda di Riau Tetap Digelar
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Meski sempat bergejolak, Musda KNPI XIV Provinsi Riau versi Ketum Haris Pertama tetap diselenggarakan hari ini, Ahad (7/3/2021).
Untuk diketahui, Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar rapat pleno di Hotel Rizt Carlton, Jakarta, Sabtu (6/3/2021). Rapat pleno tersebut dipimpin Wakil Ketua Umum Ahmad A. Bahri dengan agenda mencopot Haris Pertama dari jabatan Ketua Umum.
Wakil Ketua Umum Ahmad A. Bahri menyerahkan tongkat kepemimpinan pada Mustahuddin sebagai Pelaksana Tetap (Plt) Ketua Umum DPP KNPI 2018-2021.
Ketua panitia Musda KNPI XIV Provinsi Riau, Nofri Andri Yulan mengatakan, bahwa penyelenggaraan Musda sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
"Tidak masalah, SK tetap keluarkan Ketum Haris Pertama," ujar Yulan, Ahad (7/3/2021) sembari mengatakan bahwa Musda digelar di Hotel Labersa.
Yulan mengatakan, Musda KNPI Riau hanya diikuti satu calon Ketua, yakni Fuad Santoso, sedangkan calon lain yang sebelumnya dikabarkan ikut dalam gelanggang, Nasarudin, tidak mendaftar.
"Musda jadi dilaksanakan pagi ini dengan satu calon yang mendaftar yakni Fuad Santoso," cakapnya lagi.
.png)

Berita Lainnya
KPU Rohul Terima Anggaran Pilkada Rp 2,86 Miliar dari KPU RI
Warga Pekanbaru Antusias Ikuti Swab dan Rapid Tes Antigen Gratis Nasdem Riau
Survei LP3ES: Demokrat Bikin Kejutan Lewati Gerindra dan Golkar, PDIP Masih Tinggi
Ferryandi Mengundurkan Diri dari Sekretaris Partai Golkar Inhil
Kemenkumham Belum Terima Hasil KLB Demokrat Kubu Moeldoko
Menuju 2024, Airlangga Sebut Golkar Ketemu Momentum Baik
Tak Bersengketa, Ini Jadwal Penetapan Calon Bupati Terpilih 4 Daerah di Riau
Menag Yaqut Cholil Qoumas Tegaskan Kemenag Milik Semua Agama
Event Politik Serentak 2024, Nasdem Riau Sebut Bisa Bernafas Panjang
Ramai Suami dan Istri ASN Nyaleg, DPRD Riau Minta KPU Pertegas Regulasi
KPU Riau Siapkan Aturan Khusus Selama Pilkada
Waketum PKB: Minimal Ada 3 Menteri yang Di-reshuffle