Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Indra Sjafri Beberkan Sisi Negatif Pelatih Timnas Shin Tae-yong
JAKARTA- Indra Sjafri merespons curhat Shin Tae-yong kepada media asal Korea Selatan, JoongAng Ilbo. Menurut Indra, apa yang dilakukan Shin menunjukkan bahwa pelatih asal Korea Selatan itu tak bisa membawa Timnas Indonesia berprestasi.
Saat diwawancarai JoongAng Ilbo, Shin membeberkan sejumlah masalah di persepakbolaan Indonesia. Antara lain PSSI yang mengkhianati visi-misinya hingga Indra yang pergi tanpa pamit setelah training camp Timnas U-19 di Thailand.
Kepada situs resmi PSSI, Indra, menyebut bahwa Shin-lah yang memaksa agar dirinya diberi kuasa penuh menangani beberapa level Timnas dan menjanjikan gelar Piala AFF mendarat di Tanah Air.
- Menang 2-0 Lawan Arab Saudi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Langsung Naik
- Imbang Jamu PSKC Cimahi, PSPS Pekanbaru Kembali Gagal Raih Tiga Poin
- Kalahkan Prancis di Final Sepakbola Olimpiade 2024, Spanyol Raih Emas
- Usai Prancis Gagal ke Final Euro 2024, Pelatih Didier Deschamps Pasang Badan
- Euro 2024, Spanyol Diprediksi Menang Lawan Italia
"Kandidat (pelatih) lain, Luis Milla, tidak bisa menjamin itu (juara Piala AFF). Pembohong namanya kalau ada seorang pelatih bisa menjamin juara dalam sepak bola," jelas Indra.
"Dia ini sebenarnya banyak alasan saja karena tak yakin bisa memenuhi target berat yang dibebankan federasi kita. PSSI ingin Timnas Indonesia juara Piala AFF, memperbaiki peringkat FIFA, serta Timnas U-19 berprestasi di Piala Dunia U-20 2021," tuturnya.
Sisi-sisi negatif Shin terus dibeberkan Indra. Hal lain yang ia soroti adalah sikap tidak profesional hingga Shin yang dianggap bertindak seenaknya sendiri. Shin juga disebut membatalkan rapat yang sudah dijadwalkan untuk alasan pribadi.
"Kita ini tadinya menghormati Shin, tapi lama-lama yang bersangkutan bersikap seenaknya sendiri. Dalam rapat (pekan lalu) yang dibuka oleh Ketua Umum PSSI, Shin tampak seenaknya sendiri sembari mengemudikan mobil, menggunakan ponsel kecil. Sementara para pengurus PSSI mengikuti rapat dengan serius di tempat duduk masing-masing," ungkap Indra.
"Alasan dia (membatalkan rapat) karena ada janji melihat resor. Ini menunjukkan ketidakprofesionalan dia. Apalagi dia tetap kita gaji sangat besar lho, meski selama masa pandemi COVID-19 dipotong 50%. Ini, kok, diajak rapat susah sekali," katanya.
Indra Sjafri menyebut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, merespons dengan sabar polemik Shin Tae-yong. Menurut Indra, Federasi telah memberi kepercayaan penuh kepada mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu.
“Semua itu dilakukan Pak Ketum untuk kemajuan Timnas kita. Termasuk memberikan wewenang sangat berlebih kepada Shin untuk menangani hampir semua level Timnas, dari Timnas Senior, U-23, dan U-19,” kata Indra.
.png)

Berita Lainnya
Final Keenam Indonesia di Piala AFF
Pemprov Riau Segera Perbaiki Stadion Utama
Prestasi Olahraga Indonesia Buruk Akibat Sistem Pembinaan Tak Solid
Indovizka Cup VII 2025 Antar SD se-Inhil Sukses Digelar, Ini Daftar Pemenangnya
Diperkenalkan Ke Media, Aji Santoso Resmi Jadi Pelatih PSPS Riau
Shin Tae-yong Belajar tentang Islam demi Timnas Indonesia
3 Uji Coba Timnas Indonesia Terancam, Ini Hambatannya
Liverpool Resmi Kunci Gelar Juara Premier League 2019/2020
Usai Lawan Timnas di Piala Asia 2023, Pelatih Australia Puji Indonesia Setinggi Langit
Optimis Timnas Indonesia Mampu Boyong Piala AFF, Ketua DPD RI Katakan Ini
Try Out ke Malaysia, Tim Futsal PWI Riau Kalahkan PJ FC
12 Tim Ikuti Kejurnas PPLP dan SKO Cabor Sepakbola di Riau