Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Sempat Kabur, Pasien ODGJ di Dumai Negatif Covid-19
DUMAI - Salah satu pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial DW (26) dinyakan reaktif berdasarkan hasil rapid test Covid-19. Tim medis kemudian melakukan tes swab untuk memastikan kondisi DW. Hasilnya telah keluar dan diterima oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai.
Juru Bicara gugus tugas Covid-19, dr Syaiful mengungkapkan, bahwa hasil swab pasien dalam pengawasan (PDP) yang juga merupakan ODGJ hasilnya negatif.
"Alhamdullialh hasil swabnya negatif, dan sudah diperbolehkan pulang atau dikembalikan ke Dinas sosial untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini belum ada penambahan kasus positif Covid-19 di Dumai. Sekarang hanya ada satu pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di RSUD Dumai.
"Kita doakan saja satu pasien ini cepat sembuh dan boleh pulang ke rumahnya dan kembali melakukan aktivitas seperti biasa," sebutnya.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol Covid-19, yakni selalu menggunakan masker, jaga jarak, dan selalu mencuci tangan.
Sebelumnya, pasien ODGJ yang hasil rapid tesnya reaktif, sempat kabur dari ruang isolasi RSUD Kota Dumai, Kamis (02/07) lalu.
Berdasarkan informasi, pasien tersebut kabur saat para petugas sedang melaksanakan salat subuh sekitar pukul 05.00 WIB. Namun pasien itu kembali berhasil diamankan petugas dua jam kemudian.
Direktur RSUD Kota Dumai, Ridhonaldi membenarkan bahwa pasien ODGJ yang hasil rapid tesnya reaktif sempat kabur dari ruang isolasi saat petugas melaksanakan salat subuh.
Sementara itu, Koordinator Pusat Pengendalian Data dan Operasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai dr Hafiz juga membenarkan pasien ODGJ Reaktif Covid-19 sempat kabur dari RSUD.
"Sudah diamankan, hanya beberapa jam, kaburnya saat itu dan alhamdulillah hasil swabnya juga negatif," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Inhu Kembali Rawat Satu PDP, Total 29 Pasien
95 Persen Tenaga Kesehatan di Riau Sembuh dari Covid-19
Dinkes Inhil Paparkan Bahaya Boraks dan Formalin Bagi Kesehatan
7 Faktor Penyebab Munculnya Lemak Perut
WHO: Vaksin yang Ada Saat Ini Mampu Atasi Varian Omicron
4 Orang Dinyatakan Positif, Nakes Puskesmas Tembilahan Kota Lakukan Swab Massal
Kasus Ternak Mati Terjangkit Penyakit Ngorok di Kampar Kembali Bertambah
Inhil Catat 45 Kasus Positif Covid-19, 28 PDP Masih Menunggu Hasil Laboratorium
Dinkes Inhil Gencar Kampanyekan CTPS , Berikut Tata Caranya
Pasien Suspect Corona di Tembilahan Sudah Diperbolehkan Pulang
4 Kebiasaan di Malam Hari yang Bisa Cepat Turunkan Berat Badan, Yuk Terapkan!
Indofarma Pastikan Jual Obat Corona di Bawah Rp 2 Juta