Pilihan
KPU Izinkan Kampanye Terbuka Pilkada 2020, Ini Syaratnya
INDOVIZKA.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, meminta kampanye terbuka dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020 mengikuti protokol kesehatan.
"Sebagaimana diatur di undang-undang dengan mengedepankan protokol kesehatan," ujarnya di Surabaya, Ahad, 26 Juli 2020.
Ia mencontohkan, kampanye terbuka dan tatap muka maksimal boleh didatangi 40 persen dari kapasitas tempat atau ruangan.
- Mafirion Sosialisasikan 4 Pilar di Pulau Kijang Indragiri Hilir: Tingkatkan Kesadaran
- DPW Jema'ah Syatariah Riau Minta Mubaligh dan Alim Ulama Ajak Jemaah Menangkan Wahid-Hariyanto
- Ustadz Yurnalis Sebut Abdul Wahid Sosok Pemimpin yang Merangkul
- Dihadapan Ribuan Warga Kuansing, Abdul Wahid Minta Restu Maju Pilgubri
- PKB Usung Ferryandi dan Dani Maju Pilkada Inhil 2024, Iwan Taruna: Survei Keduanya Tertinggi
Selain itu, untuk kegiatan kampanye tatap muka juga harus mengantongi rekomendasi dari gugus tugas atau satgas penanganan Covid-19.
"Karena KPU tak bisa menentukan daerah mana yang statusnya merah, kuning atau hijau. Maka Satgas yang mempunyai kompetensi menentukan apakah boleh kampanye terbuka dengan tatap muka atau tidak," katanya.
Selain itu, Arief mengatakan dari 270 Pilkada 2020 se-Indonesia yang digelar serentak 9 Desember 2020, saat ini sudah ada 206 daerah mendapatkan 100 persen tambahan anggaran dari APBN.
Penambahan anggaran tersebut, kata dia, diberikan agar para komisioner segera menyiapkan segala kebutuhan yang digunakan di setiap tahapan. Seperti alat pelindung diri (APD) untuk mencegah penyebaran Covid-19.
"KPU ajukan penambahan anggaran untuk memenuhi kesehatan seperti ketersediaan vitamin agar imun baik dan tes cepat agar tak terjangkit saat bertugas," katanya.
.png)

Berita Lainnya
PKB Kembali Usung Iyeth Bustami Rebut Kursi Dapil Riau 1 DPR RI
Panitia Musda Persilahkan Nasarudin Daftar Ketua KNPI Riau Besok
Sampai Terpilih Ketua Definitif, Alfedri Komandoi 5 DPD PAN se-Riau
Pemuda Pancasila Pekanbaru Ingatkan Musda KNPI Riau Jangan Ditunggangi Kepentingan Politik Praktis
Ada Nama-nama Tersohor di Pengurus Partai Masyumi, Ini Daftar Lengkapnya
Sebelum Deklarasi, Kade-Iyeth Bustami akan Temui Tokoh dan Mantan Bupati Bengkalis
Jelang Pemilu 2024, Peran Media Harus Optimal
Abdullah Hehamahua Terima Jabatan Ketua Majelis Syuro Partai Masyumi untuk Selamatkan Umat Islam
Digugat Agus Purwanto, Ini Sikap Demokrat Riau
Bupati Alfedri Jadi Ketua DPW PAN Riau?
Relawan Solid Mandau dan Tameng Adat Batin Solapan Siap Menang Bermarwah Jadi Gubernur
Kemenkumham Sahkan SK DPP PPP 2020-2025, Ini Susunan Pengurusnya