Pilihan
PKB Koalisi dengan PAN, Dukung Petahana di Pilkada Siak
SIAK - PKB sepakat untuk bergabung atau berkoalisi dengan PAN mengusung petahana Alfedri yang berpasangan dengan Husni sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Siak 2020.
Ketua DPC PKB Siak, Muhtarom SAg mengatakan, DPP PKB telah memberi restu bergabung dengan PAN untuk berkompetisi di Pilkada Siak.
"Pilkada ini kami sudah pastikan merapat ke PAN usung petahana (Alfedri). Sudah disetujui oleh DPP," kata Muhtarom saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (17/6/2020).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Dengan bergabungnya PKB dan PAN, pasangan Alfedri - Husni disinyalir semakin kuat dan memenuhi syarat untuk berkontestasi dalam Pilkada, sebab PAN saat ini bermodal 7 kursi dan PKB memiliki 3 kursi di DPRD Siak.
"PAN dan PKB sudah memenuhi syarat," kata dia lagi.
Menurut anggota dewan Siak ini, PKB memilih bergabung dengan PAN telah melalui beberapa tahapan dan pertimbangan yang matang di internalnya.
PKB menilai, pasangan yang diusung oleh PAN itu memiliki visi dan misi yang sama.
Alfedri dan Husni merupakan sosok yang berbudaya dan agamis. Semasa kepemimpinan Alfedri perkembangan kota Siak semakin baik.
"Pasangan yang diusung PAN itu sudah pas lah untuk kita dukung. Memang kemaren kita juga menyampaikan ke DPP ada kader yang maju, yaitu Sugianto dari dapil II Siak. Namun setelah melalui tahapan verifikasi, kesepakatan di internal kami memutuskan koalisi dengan PAN," jelasnya.
Sejauh ini, Koalisi PAN dan PKB belum membentuk tim-tim pemenangan pada Pilkada Siak, ke dua partai masih membuka diri untuk partai lain yang akan bergabung.
"Tim belum dibentuk, kan masih ada partai lain yang nanti akan bergabung. Kita masih menunggu lobby-lobby partai," tutupnya. (Wahyu)
.png)

Berita Lainnya
Darmizal Mengaku Menyesal Pernah Dukung SBY Jadi Ketum Demokrat
DPC PDIP Inhil Buka Bakal Calon Legislatif Tahun 2024
Golkar Riau Dukung Erlangga Hartarto Maju Pilpres 2024, Syamsuar Minta Gencar Sosialisasi
Kekuatan Kader dan Tokoh, Abdul Wahid: Modal Besar Manajerial Partai
Presiden Jokowi dan Menko Airlangga Hartarto Jadi Saksi Nikah Anak Politisi Asal Riau
Razman Mundur, Sebut Nazaruddin Beban Demokrat KLB Moeldoko
Abdul Wahid Ikuti Halal Bi Halal Virtual Bersama Ketua Umum DPP PKB
Yasonna Beri Kesempatan Dua Kader Demokrat Pertanyakan KLB Sibolangit, Begini Respon Mereka
Zukri Misran Berpeluang Besar Diusung PDI P di Pilgub, Masyarakat sudah Jenuh dengan yang Tua
Moeldoko Sebut Ada Tarung Ideologis Jelang 2024, PD: Sok Tahu dan Melantur!
Bawaslu Luncurkan Tim Tanggap Insiden Siber Guna Bawaslu Luncurkan Tim Tanggap Insiden Siber
Tiga Bulan Bergelut Selamatkan Partai, Demokrat Riau Syukuran dan Santuni Yatim Serta Dhuafa