Pilihan
Perubahan APBD Inhil Defisit Rp91 Miliar
INDOVIZKA.COM- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2020 ini terjadi penurunan sebesar Rp 172 Miliar, sehingga pada Perubahan APBD tahun anggaran 2020 ini mengalami defisit dengan perkiraan sebesar Rp 91 Miliar.
Hal tersebut disampaikan Bupati Inhil HM Wardan pada Sidang Paripurna DPRD Inhil dengan agenda penyampaian pengantar nota keuangan Perubahan APBD dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Inhil tahun 2020, Senin (28/9/2020).
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan belanja daerah pada Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Indragiri Hilir tahun anggaran 2020 direncanakan sebesar Rp 2,3 triliun.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Jika dibandingkan belanja daerah pada APBD murni sebesar Rp 2,2 triliun, APBD perubahan tahun 2020 ini terjadi penurunan sebesar Rp 172 Miliar," papar Wardan.
Bupati Wardan juga memaparkan rencana belanja daerah pada R-APBD tahun 2020 dialokasikan untuk belanja tidak langsung yang terdiri dari belanja pegawai, belanja subsidi, belanja hibah, bantuan sosial dan belanja bagi hasil kepada pemerintah Desa dan belanja bantuan keuangan kepada pemerintah Desa dan partai politik serta belanja tidak terduga.
"Sedangkan belanja langsung meliputi belanja pegawai, belanja barang dan jasa serta belanja modal," jelas Wardan.
Adapun penerimaan pembiayaan pada R-APBD tahun anggaran 2020 berupa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya sebesar RP. 95 Miliar, sedangkan pada APBD murni tahun anggaran 2020 sebesar RP. 246 Miliar. Artinya terjadi penurunan sebesar Rp151 Miliar.
Sedangkan pengeluaran pembiayaan pada rancangan perubahan APBD sebesar RP. 3.7 Miliar. Terjadi penurunan sebesar Rp8.1 Miliar.
"Dari uraian di atas, terjadi pembiayaan Netto sebesar Rp. 91.4 Miliar. Dengan kondisi ini pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2020 tidak terdapat Silpa," sebutnya.(san)
.png)

Berita Lainnya
Kadis DP2KBP3A Inhil Ikuti Launching Gebyar Audit Kasus Stunting
35 Guru Kontingen Inhil Ikuti Lomba HUT PGRI dan HGN Tingkat Provinsi
Bupati Inhil Harap Seleksi JTP HasilKAN Pejabat Berkompeten dan Berintegritas
Sambangi Korban Kebakaran, Bupati Inhil Serahkan Bantuan
Bupati Inhil Pimpin Rapat Expose Kegiatan Amaliyah Ramadhan Tahun 1664H
Dinkes Inhil Laksanakan Pelatihan Studi EHRA Bagi Koordinator, Supervisor dan Enumerator
Dinsos Sambangi 2 Kediaman Pasien Guna Menyerahkan Bantuan Dana Rujukan
Fraksi PDI P Minta Pemprov Riau Fokus Pemulihan Ekonomi di APBD P
Dinas Koperasi dan UMKM Inhil Harapkan Koperasi di Daerah Lebih Baik
DP2KBP3A Inhil Ikuti Konvergensi, Komitmen Memutus Stunting
Pemkab Inhil Akan Segera Bayarkan Gaji non-ASN tahun 2025
Bupati Herman Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas Pemkab Inhil