Pilihan
Sekolah Belajar Tatap Muka Wajib Terapkan SOP Prokes
PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kembali mengingatkan sekolah di zona kuning yang ingin menerapkan belajar tatap muka wajib menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan (Prokes).
"Yang terpenting bagi sekolah yang akan membuka belajar tatap muka menyesuaikan adaptasi kebiasaan baru dan harus menerapkan SOP protokol kesehatan," kata Gubri Syamsuar, Ahad (22/11/2020).
SOP protokol kesehatan dimaksud Gubri, sekolah harus menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun. Kemudian jarak siswa juga harus diatur saat proses belajar mengajar.
"Karena di dalam lokal tidak bisa menampung semua jumlah murid. Maka harus ada menambah jam mengajar. Jadi semua harus dibahas secara mendalam, sehingga tidak menyulitkan proses belajar mengajar, namun protokol kesehatan tetap dijalankan," ujarnya.
Karena itu, Gubri berencana akan meninjau sekolah SMA/SMK dan SLB yang berencana akan menerapkan belajar tatap muka.
"Jadi semua harus dirembukkan. Kita juga ingin memastikan sekolah yang buka belajar tatap muka ini sudah menerapkan protokol kesehatan atau belum. Karena kita tidak ingin setelah ini ada kasus di sekolah," cakapnya.
.png)

Berita Lainnya
KPK Periksa 3 ASN dan 7 Swasta di Kasus Suap Zulkilfli AS
Bupati Kasmarni Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau: Selamat Datang Pak Hery Herjawan dan Selamat Bertugas Ditempat yang Baru Pak Mohammad Iqbal
Tim Verifikasi KKS 2020 Riau Lakukan Penilaian Kabupaten Sehat di Inhil
Pj Wako Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran di BPKAD Pekanbaru
Diserahkan ke Pemko, Pasar Cik Puan akan Dibangunkan Pihak Ketiga
Ratusan THL dan Petugas Kebersihan di Setdakab Kampar Dapat Daging Kurban, Sekda : Ini Bentuk Kepedulian Pemda
Polres Inhil Lakukan Pengamanan Arus Balik Lebaran Jalur Perairan
Ada Kerusakan, Peresmian Tol Pekanbaru-Dumai Bakal Molor
Henny Sasmita Sambangi Dapur Umum Siapkan Makanan Berbuka Puasa Untuk Korban Banjir
Bupati Pelalawan Resmi Lepas Keberangkatan Bantuan Kemanusiaan Rumah Relawan Dhuafa Menuju Sumbar, Sumut dan Aceh
IRT di Kampung Dalam Pekanbaru Diciduk Polisi karena Edarkan Sabu
Di Sungai Laut, Ferryandi Paparkan Program Bantuan Tiga Desa Satu Ekskavator