Pilihan
Kasus Covid-19 di Riau Mengkhawatirkan, Masyarakat Diingatkan Waspada
PEKANBARU - Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau semakin mengkhawatirkan. Kenapa tidak, setiap hari terdapat penambahan kasus positif baru yang angkanya melebihi 100 hingga 200 kasus. Bahkan saban hari ada masyarakat Riau yang meninggal dunia akibat Covid-19.
Atas kondisi itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi mengatakan, perlu langkah percepatan secara bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Riau.
"Jadi semua pihak tanpa terkecuali harus selalu waspada dan wajib mengedepankan protokol kesehatan sebagai bentuk antisipasi nyata dan upaya penekanan kasus, khususnya di Riau," kata Yovi, Senin (20/11/2020) di Gedung Daerah Pekanbaru.
Lebih lanjut Yovi menyampaikan, secara nasional angka positibility rate menunjukkan kenaikan setiap harinya. Dimana saat ini sudah melebihi 20 persen.
"Artinya jika setiap dari 100 sampel swab yang diuji setidaknya ada 20 orang yang hasilnya positif Covid-19," terang dokter spesialis paru ini.
Menurutnya, kondisi ini merupakan sinyal kuat bagi setiap pihak, tidak hanya masyarakat agar selalu mengedepankan disiplin protokol kesehatan, agar angka penekanan Covid-19 dapat dikendalikan.
Selain itu, Yovi menyatakan angka akumulasi kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau totalnya sudah hampir menyentuh angka 20 ribu kasus.
"Kemarin angka kasus di Riau sudah 19.898 kasus. Kalau hari ini lebih dari 100 kasus, mungkin kita sudah menyentuh 20 ribu kasus lebih," ujarnya.
Disamping itu, Yovi juga menyorot soal angka kematian pasien Covid-19 di Riau yang totalnya mencapai 451 kasus atau 2,5 persen dari pasien sembuh 17.479 orang.
"Artinya masih ada sekitar 2.500 pasien di Riau yang masih dalam penanganan Covid-19. Baik yang sedang dirawat di rumah sakit maupun dalam proses islolasi mandiri di tempat-tempat yang disiapkan pemerintah," cakapnya.
.png)

Berita Lainnya
Kemenkes Sebut Kasus Covid-19 di Indonesia Paling Terkendali di Asia
Pemprov Riau Siapkan 10 Hektar Lahan Untuk Bangun Rumah Sakit Khusus Jantung
Dinkes Inhil Rutin Lakukan Pembinaan Fisik Kepada Pegawai
Ada yang Lupa? Begini Cara Memasak Nasi yang Enak dan Pulen
Ini Penyebab Tingginya Kasus Kanker Serviks di Indonesia
4 Orang Dinyatakan Positif, Nakes Puskesmas Tembilahan Kota Lakukan Swab Massal
Syarat Penerbangan Terbaru, Naik Pesawat Tak Wajib Tes PCR Lagi
Dinkes Inhil Laksanakan DAK Non Fisik dari Kementrian dan IDI di Puskesmas Batang Tumu
Capain Vaksin Polio di Riau Baru 58%
Puskesmas Sungai Piring Rujuk 3 Balita Stunting Ke RSUD Puri Husada Tembilahan
Dinkes Inhil Laksanakan Pertemuan Tatalaksana Bayi lahir dari Ibu yang Positif HIV dan Syphilis bagi Dokter Fasyankes
Bayi Berstatus Pasien PDP Covid-19 di Inhil Meninggal Dunia