Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Ada Kebocoran, Jargas di Pekanbaru Bakal Mati Total hingga Sore Nanti
PEKANBARU (INDOVIZKA) - PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (PT SPP) bakal mematikan jaringan gas (Jargas) di seluruh Kota Pekanbaru, Sabtu (9/1/2021) siang ini. Sebab, ada kebocoran sambungan gas di Kecamatan Limapuluh.
"Kebocoran di Jalan Tanjung Datuk, arah ke Sungai Duku, tepatnya di Gang Bertuah," kata Koordinator Jargas PT SPP, Jhon Susilo kepada INDOVIZKA.com.
PT SPP mematikan sambungan gas mulai pukul 13.00 Wib siang ini. Namun, gangguan itu dipastikan tidak akan berlangsung lama.
"Matinya mulai nanti sekitar jam 13.00 Wib. Kalau lihat dari kebocoran, paling lama sore nanti sudah hidup lagi," kata dia
Ia belum bisa memastikan penyebab kebocoran. Hanya saja, sambungan yang bocor itu merupakan pekerjaan pada tahun 2015. Apalagi di lokasi itu merupakan tempat perhentian mobil tangki.
"Penyebab kebocoran kita belum tahu pasti. Itu pembangunan 2015, kayak mana penyambungannya, pengerjaannya. Mungkin penyambungannya kurang maksimal. Ini kan dulunya tempat penghentian mobil tangki, mungkin ada tekanan juga.
.png)

Berita Lainnya
24 Madrasah Ikuti Lomba Seni dan Olahraga di Rangsang Barat Diikuti
Hasil Seleksi Administrasi, 89 Penjabat Lulus Selter JPTP di Kampar
Gubri Sudah Ajukan Calon Pjs Bupati 4 Kabupaten, Pelantikan 26 September
HMI Cabang Pekanbaru Desak Kapolda dan Gubernur Riau Siap Siaga Sejak Dini, Jangan Tutup Mata terhadap Karhutla
Kecamatan GAS Jadi Pilot Project Pembuatan KTP dan KIA
Anggota DPRD Pekanbaru Ini Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesennya
Diangkat dan Dikukuhkan Kembali Sebanyak 53 Kades di Kampar, Bupati Ingatkan Tentang Tufoksi dan Pelayanan Masyarakat
Tiga Anak Penghafal Alquran di Rohul Hanyut di Sungai, Baru Dua yang Tertolong
Wuling Almaz RS Resmi Dipasarkan di Pekanbaru, Sajikan Kenyamanan dan Kemudahan Berkendara
Pekanbaru Masuk Percontohan Uji Coba KTP Digital
Pasar Pulau Burung Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah
Polda Riau Imbau Masyarakat Berani Lapor Apabila Ada Praktik Pungli