Pilihan
Airlangga: 7 Provinsi dan 73 Kabupaten/Kota Tindaklanjuti Instruksi Mendagri
Jakarta (INDOVIZKA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Airlangga Hartarto mengatakan 7 kepala daerah tingkat provinsi dan 73 kepala daerah tingkat kabupaten/kota telah menerbitkan Peraturan/ Surat Edaran/ Instruksi yang menetapkan Kabupaten/ Kota di wilayahnya yang akan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat.
Hal itu sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 yang menetapkan wilayah prioritas dan mengatur pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.
"Pelaksanaan kebijakan pembatasan kegiatan ini sesuai dengan UU No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan PP No 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di mana Pemerintah mengatur kembali pembatasan kegiatan, untuk mengendalikan penyebaran Covid-19," kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin (11/1/2021).
Ia mengatakan Penetapan wilayah prioritas menggunakan 4 parameter yakni Tingkat Kasus Aktif > Nasional; Tingkat Kematian > Nasional; Tingkat Kesembuhan < Nasional; BOR > 70%.
Adapun ketujuh provinsi yang telah menindaklanjuti Instruksi Mendagri tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengahm Jawa Timur, Banten, DI Yogyakarta, dan Bali.
Airlangga mengatakan DKI Jakarta mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) No 3 Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur No 19 Tahun 2021. Yang meliputi 6 Kabupaten/Kota Administratif yaitu Kota Jakpus, Jakbar, Jakut, Jaksel, Jaktim, dan Kabupaten Kep. Seribu.
Banten mengeluarkan Instruksi Gubernur No 1 Tahun 2021, meliputi 3 Kabupaten/Kota yaitu Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Jawa Barat mengeluarkan Kepgub No 443/Kep.10, 443/Kep.11 dan SE-72 Tahun 2021) meliputi 20 Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten Sukabumi, Sumedang, Cirebon, Garut, Karawang, Kuningan, Ciamis, Bandung, Bandung Barat, Majalengka, Bekasi, Subang, Bogor, dan Kota Depok, Tasikmalaya, Banjar, Bandung, Bogor, Bekasi, dan Cimahi.
Jawa Tengah (SE Gub No 443.5/0000429 Tahun 2021) meliputi 23 Kabupaten/Kota yaitu Semarang Raya (Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, dan Grobogan), Solo Raya (Kota Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Klaten, dan Wonogiri), Banyumas Raya (Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Banjarnegara, dan Kebumen), Kota Magelang, Kudus, Pati, Rembang, dan Brebes.
DI Yogyakarta (Instruksi Gub No 1/INSTR/2021 Tahun 2021) meliputi 5 Kabupaten/Kota yaitu Kota Yogyakarta, Kab. Bantul,Kab. Gunung Kidul, Kab. Sleman, dan Kab. Kulon Progo.
Jawa Timur (Kep.Gub No Nomor 188/7/KPTS/013/2021 Tahun 2021) meliputi 11 Kabupaten/Kota yaitu Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, Kab. Gresik, Kota Malang, Kab. Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kab. Madiun, Kab. Lamongan, Kab. Ngawi, Kab. Blitar
Bali (SE Gub No 01 Tahun 2021) meliputi 5 Kabupaten/Kota yaitu Kota Denpasar, Kab. Badung, Kab. Gianyar, Kab. Klungkung, dan Kab. Tabanan.
Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat mulai tanggal 11-25 Januari 2021.***
.png)

Berita Lainnya
Dua Calon Ketua Umum PWI Pusat Bertemu dan Bersepakat, Ini yang Mereka Bicarakan
Buruh Sambut Baik Revisi Kenaikan UMP DKI 2022 5,1 Persen
Perusahaan Luhut Tak Cari Untung di Bisnis PCR
Update Kasus Corona di RI: 12.071 Positif, 2.197 Sembuh, 872 Meninggal
1 Februari 2020 WhatsApp Tak Bisa Lagi Dipakai di HP Android
Swasembada Pangan dan Pupuk Terjangkau Jadi Prioritas Pemerintah
Ini Syarat Jika Tenaga Honorer Ingin jadi PNS
Hari Sejuta Pohon Sedunia, DDV Tanam Ribuan Pohon dari Jawa Timur hingga Sumatera Barat
Jokowi Ungkap Alasan Pemerintah Ngotot Larang Mudik Lebaran Tahun Ini
Dukung Pengembangan Vaksin Nusantara, DPR Siap Menjadi Relawan Uji Klinis Fase 2
Kemenag dan PIHK Tetapkan Harga Haji Khusus Rp 123 Juta
Ini Perbedaan Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun