Pilihan
Pemko Pekanbaru harus Gencar Sosialisasi Pemekaran Kecamatan
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Di awal tahun 2021 ini, Pemko Pekanbaru bertambah 3 kecamatan, yang berarti saat ini Pekanbaru memiliki 15 kecamatan.
Namun pemekaran kecamatan ini belum diketahui oleh masyarakat secara luas, termasuk juga masyarakat yang bermukim di kecamatan pemekaran tersebut.
Menanggapi hal ini, DPRD Kota Pekanbaru menegaskan bahwa Pemko Pekanbaru harus lebih gencar lagi melakukan sosialisasi. Karena kurangnya sosialisasi yang masif menyebabkan banyak informasi yang tidak sampai ke publik.
"Mungkin bisa mengumpulkan perangkat RT/RW untuk menyampaikan secara masif ke masyarakat," cakap Hamdani, Jumat (15/1/2021).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan karena usai pemekaran kecamatan ini, masyarakat juga harus melakukan perubahan Administrasi Kependudukan (Adminduk).
Dari itu, jika pemerintah tidak gencar melakukan sosialisasi maka hal tersebut akan berdampak buruk kepada masyarakat, terlebih lagi bagi masyarakat yang sudah memiliki usia lanjut.
"Tidak cukup dengan berkomentar di media atau melalui media sosial saja, karena tidak semua masyarakat yang punya smartphone dan juga media sosial," katanya.
Sebagai informasi, Kecamatan Tampan akan bertambah dan berubah nama, yaitu menjadi Kecamatan Bina Widya dan Kecamatan Tuah Madani.
Kemudian Kecamatan Tenayan Raya dimekarkan. Kecamatan pemekaran diberi nama Kecamatan Kulim.
Kecamatan Rumbai juga mekar menjadi Kecamatan Rumbai Barat dan Kecamatan Rumbai Timur. Kecamatan Rumbai Pesisir berganti nama menjadi Kecamatan Rumbai.
.png)

Berita Lainnya
Kadis PUTR Inhil Turun Langsung Awasi Pekerjaan Jalan Desa Igal Yang Sempat Viral
Kerjasama Diputus, DPRD Desak Dishub Beri Sanksi PT Datama
Persiapan Idul Adha, DKPP Dumai Turunkan Tim Cek Kesehatan Hewan Kurban
Menteri Agama Akan Resmikan Rumah Toleransi di Riau
Kadis PUPR Inhil Ajak PWI Kawal Pembangunan Infrastruktur
Bahas Kelanjutan Pasar Induk, Pemko Pekanbaru Bakal Putus Kontrak PT ARB?
Gubri Tinjau Uji Coba Sambungan Rumah SPAM Durolis
Tantawi Jauhari: Perhatikan Kesetaraan Gender
Syarat Lanjutkan Pendidikan di Pulau Jawa, Sekitar 100 Santri Riau Butuh SKM dan Tes Swab
PLN UIWRKR Bersama UIN Suska dan KTNA Gelar Pelatihan Entrepreneur Hydroponic Electrifying
Pilkades di Kepulauan Meranti Ditunda Hingga Tahun 2025
Gubri Abdul Wahid Apresiasi SMA 14 Rutin Mengaji Setiap Jumat, Selaras dengan Gerakan Pemerintah