Pilihan
Terungkap! Siswi SMP Bernas Dicekik hingga Tewas karena Minta Pacar Tanggungjawab
PELALAWAN (INDOVIZKA) - Jajaran Reskrim Polres Pelalawan akhirnya menangkap pelaku pembunuhan terhadap korban Intan Aulia Sari (15). Intan merupakan siswi SMP Bernas Pangkalan Kerinci. Penemuan jasadnya sempat membuat heboh masyarakat Pelalawan.
Pelaku adalah anak di bawah umur. Ia ditangkap di sekitaran Masjid Ulul Azmi, Pangkalan Kerinci, Jumat (19/2/2021) kemarin, sekitar pukul 10.00 WIB.
Teka-teka dan motif pembunuhan yang sempat menggemparkan Kabupaten Pelalawan ini juga terkuak. Hanya saja, lantaran pelaku anak di bawah umur, polisi tidak memberikan identitas rinci. Hal ini menyangkut dengan Undang-undang perlindungan anak.
Pelaku adalah teman dekat korban. Ia juga tercatat warga berdomisili di Pangkalan Kerinci yang duduk di bangku SMA. Motif dari pembunuhan ini lantaran korban meminta pertanggungjawaban kepada pelaku. Diduga, kuat korban dalam keadaan hamil sebelum dihabisi.
Walhasil, korban panik dan mencekik leher korban di dalam mobil hingga tewas dan tak bernyawa. Lantas. mayat korban dibuang di pinggir jalan lintas Bono, Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras.
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 8 Februari 2021, atau setelah pihak keluarga menyatakan korban menghilang. Empat hari berikutnya, korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi jenazah mulai tak berbentuk.
Awal cerita naas ini, pagi tanggal 8 Februari 2021 pelaku menjemput korban ke rumahnya di Jalan Sakura Kelurahan Kerinci Timur. Seterusnya, menuju SMP Bernas, menjemput tugas sekolah milik korban.
Berselang beberapa saat kemudian, korban sampai di SMP Bernas dan mengambil tugas sekolah. Seterusnya menaiki mobil yang ditunggangi pelaku yang juga pacar korban. Bahkan saat korban menaiki mobil pelaku terpantau CCTV sekolah. CCTV ini pula menjadi bukti penting bagi polisi untuk mengungkap kasus tersebut.
Pelaku dan korban hanya beduaan dalam mobil ini. Mereka pun meluncur ke arah Sorek Kecamatan Pangkalan Kuras. Hanya saja, dalam perjalanan terjadi percekcokan. Dimana saat itu korban meminta pertanggungjawaban dari pelaku. Singkat cerita, setiba di Desa Pallas pelaku panik. Pelaku mencekik korban hingga tewas.
Seterusnya, mayat korban dibuang di pinggir jalan lintas Bono, Desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras. Sebelum mayat dibuang, pelaku mengambil aksesoris milik korban, termasuk HP dan dibuang di perjalanan.
Hal ini terungkap saat pres rilis yang dipimpin langsung Kapolres Pelalawan AKBP Indra Sujatmiko didampingi Kasat Reskrim AKP Ario Damar dan Kasubag Humas Iptu Edy Harianto, Sabtu (20/2/2021).
"Kemarin pagi kita tangkap pelakunya, adalah anak di bawah umur. Ia adalah teman dekat korban," tegasnya.
Pengungkapan pelaku sesuai dengan target yang direncanakan. Dalam pengungkapan kasus ini, banyak melibatkan saksi-saksi anak di bawah umur, terutama teman dekat korban. Termasuk rekaman CCTV sekolah Bernas dimana saat itu korban terpantau menaiki mobil pelaku.
.png)

Berita Lainnya
Dua Petani Muda Asal Siak Ini Magang ke Jepang Selama 2 Tahun
Syahrial Abdi: Pelatihan ASN Adalah Investasi untuk Wujudkan Pembangunan Riau
Special Anniversary, Labersa Hotel Hadirkan Banyak Promo Menarik Bulan Ini
3 Damkar Padamkan Api di Rumah Linda, Petugas Minta Warga Tak Jadikan Kebakaran Tontonan
Digelar Daring, Pacu Jalur Fantasi Obati Kerinduan Pecinta Jalur
Pemkab Inhu Ikuti FGD Kajian Resiko dan Penilaian IKD Kebencanaan
FAMKR Gelar Raker I di Padang, Ini Program yang akan Dilaksanakan
DLHK Pekanbaru Larang Pengangkutan Sampah secara Mandiri
Giliran Kasubag Keuangan dan Perlengkapan Dinas PU Bengkalis Diperiksa KPK
Dari Wartawan Jadi Bupati. Banyak Harapan yang Disematkan pada Afni Zulkifli
Klinik Pratama Insani Buka Layanan Rapid Test Antigen dan Antibodi
Sejumlah Tempat di Selatpanjang Tergenang Banjir, Pengguna Jalan Diminta Waspada