Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Ratusan Pegawai Meranti Bebas Tugas Awasi One Way
SELATPANJANG (INDOVIZKA) - Setelah ditelaah ulang, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tidak jadi berdayakan 300 orang pegawai untuk mengawasi operasional one way di daerah setempat.
Telaah dilakukan sebagai langkah pemetaan kebutuhan terhadap atensi Bupati Adil dalam menggesa program jalur lalu lintas ruas jalan satu arah di 65 titik Kecamatan Tebingtinggi.
Alhasil, dari 300 nama yang semula diminta ikut terlibat untuk mengawasi operasional one way, kini menyusut jadi 83 orang pegawai saja dibutuhkan dari masing masing organisasi perangkat daerah (OPD) setempat. Artinya 217 nama pegawai bebas untuk fokus pada tugasnya di masing masing OPD.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Hasil evaluasi kemarin, dari 300 pejabat sebelumnya, akhirnya kami telah menerima 83 orang daftar nama pejabat yang akan dilibatkan dari masing masing OPD untuk mengawasi one way. Daftarnya kami terima kemarin dari BKD," ungkapnya Sekretaris Dishub Abdul Malik SSos kepada Riaupos.co, Kamis (4/11/21) siang.
Menyikapi atensi itu, Malik mengaku jika Dishub akan mempersiapkan jadwal pelatihan terhadap mereka tentang seputar aturan one way.
"Ini sedang menyusun jadwal pelatihan. Sehingga ketika mereka turun ke jalan mereka sudah dibekali terhadap aturan lalu lintas one way," bebernya.
Setelah pembekalan, tahapan jelang pemberdayaan puluhan pegawai terkait berlanjut kepada penyesuaian titik dan waktu penempatan pengawasan. "Setelah itu baru kita peta jadwal dan lokasinya," ujar Malik.
Di tempat terpisah Sekretaris BKD Kabupaten Kepulauan Meranti Bakharuddin MPd membenarkan. Penyusutan jumlah tersebut setelah dilakukan telaah melalui masing masing OPD, pasalnya dari 300 nama yang dikeluarkan semula rata rata pegawai dan staf teknis. Dan usulan telah diserahkan kepada kepala daerah.
"Usulan perubahan jumlah tersebut telah di serahkan dan disetujui oleh pak bupati melalui Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian BKD kemarin. Kabarnya bupati setuju," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti HM Adil SH sempat mengumpulkan dan memberi atensi kepada 300 pegawai dari masing masing OPD di bawah lingkungannya mengawasi one way. Perintah itu, disampaikan Adil di halaman Sekretriat Daerah (Setdakab) akhir bulan lalu (28/10/21).
Langkah tersebut dalam rangka menyukseskan program one way atau penertiban jalur satu arah yang sedang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. Namun dari 300 orang nama terkait, terdapat pegawai teknis dan fungsional OPD. Bahkan beberapa orang pegawai fungsional seperti dokter dan tenaga kesehatan yang bertugas di sejumlah puskemas hingga RSUD setempat.
.png)

Berita Lainnya
Mendengar Visi Misi Fermadani, Tokoh Masyarakat Tanah Merah Berikan Dukungan
Lewati 10 Titik Longsor Menuju 7 Desa di Kampar Kiri Hulu, Pengawasan Pendistribusian Logistik Pilkada Serentak Tahun 2024 Lancar
Warga Berniat Kembalikan Bantuan Sembako ke Walikota Firdaus
Santri PMNH Ikut Jambore Muslim Dunia, Pesan Bupati: Raih Prestasi Tunjukkan Bahwa Santri Santun dan Berkarakter
4 Ruas Tol Trans Sumatera ini Bakal Beroperasi Tahun ini
Kapolres Inhil Himbau Masyarakat Waspada Covid-19
Berikut Daftar Nama 104 Pejabat Eselon III Pemkab Inhil Dilantik Bupati Wardan
Satlantas Polres Pelalawan Lakukan Perbaikan Jalan Rusak Jelang Operasi Lilin Lancang Kuning 2025
PT Riau Petroleum Rokan Santuni Anak Yatim Piatu dan Dhuafa serta Berbuka bersama dengan Media
Polres Pastikan Tindak Tegas Pihak yang Ingin Kacaukan PSU
Sempena HUT Bhayangkara ke -75, Kapolres Inhil Berikan Penghargaan kepada Personil dan Masyarakat
Dana CSR Didorong PW-IWO Riau untuk Tingkatkan Kesejahteraan, Pendidikan, dan Kesehatan di Inhil