Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Demokrat Riau Apresiasi Langkah AHY Pecat Kader Terlibat Gerakan Kudeta
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Langkah Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat, yang dipimpin Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memecat kader yang terlibat dalam gerakan pengambilalihan kekuasaan (GPK-PD) mendapat apresiasi dari kader Demokrat di Riau.
Ketua DPC Demokrat Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan bahwa langkah yang diambil Ketum AHY tersebut merupakan langkah yang memang diinginkan para kader di Indonesia, khususnya di Riau.
"Kami sangat mengapresiasi langkah Ketum. Kami tidak ingin ada pengkhianat partai merajalela, kami solid di barisan Ketum AHY," kata Agung Nugroho.
Wakil Ketua DPRD Riau ini juga mengatakan, bahwa memang hampir seluruh DPC dan DPD se-Indonesia meminta agar AHY memecat para pengkhianat.
"Semoga dengan dipecatnya mereka, Demokrat semakin solid," cakap Agung lagi.
Sebelumnya, Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar juga meminta kepada Ketua Umum Demokrat, AHY untuk segera memecat para pengkhianat partai Demokrat, karena hanya akan menggangu.
"Kita minta pada Ketum untuk memecat pengkhianat partai. Kalau tidak, mereka - mereka ini hanya akan menggegerogoti Demokrat, menggerogoti Ketum AHY," tukasnya.
Seperti yang diberitakan INDOVIZKA.com sebelumnya, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat, dipimpin AHY, akhirnya resmi memecat atau memberikan sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat kepada 6 kadernya yang dinilai terbukti terlibat dalam gerakan kudeta di internal Partai Demokrat.
"DPP Partai Demokrat memutuskan untuk memberikan sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat sebagai anggota Partai Demokrat terhadap nama-nama berikut: Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib dan Ahmad Yahya," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Demokrat, Herzaky Mahendra Putra dalam melalui keterangan tertulis yang diterima INDOVIZKA.com, Jumat (26/2/2021).
Dijelaskannya keputusan pemecatan itu diambil berdasarkan keputusan dan rekomendasi Dewan Kehormatan Partai Demokrat.
"Keputusan pemberhentian tetap dengan tidak hormat kepada enam orang anggota Partai Demokrat ini, juga sesuai dengan keputusan dan rekomendasi Dewan Kehormatan Partai Demokrat, yang telah melakukan rapat dan sidangnya selama beberapa kali dalam sebulan terakhir ini," lanjutnya.
.png)

Berita Lainnya
Sukiman-Indra Gunawan dan Hafit-Erizal Saling Klaim Kemenangan Pilkada Rohul
Diprediksi Besok Parpol Besok Mulai Daftarkan Bacaleg
Ada Parpol Tidak Daftarkan Bacaleg di Sejumlah Kabupaten Kota
Dani Suara Terbanyak, Berikut Delapan Caleg yang Lolos ke DPRD Riau dari Dapil Inhil
Wewenang Plt Kepala Daerah Terbatas, Demokrat Dukung Pilkada 2022 dan 2023
Badan Kehormatan Rekomendasikan Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani Dipecat
Demokrat Riau Keluarkan Maklumat Berisi Tiga Poin Penting Tolak KLB Sibolangit
PKB Pandai Membaca Momen, Abdul Wahid Pemimpin yang Solutif
Dihadiri Pengurus Golkar, AMPG Riau Rayakan Hari Jadi ke-19
Jokowi sesumbar 2 tahun listrik Indonesia bertambah 21.000 MW
Tiga Kandidat Kuat Pilgubri 2024 Pemilik Suara Terbesar di DPR RI dari Riau
Matangkan Persiapan Pemilu 2024, LPP PKB Inhil Gelar Rakor Konsolidasi dan Pemantapan Bacaleg