Ketua DPD PAN Pelalawan Buka Suara, Soroti Keras Dugaan Keterlibatan Kader dalam Razia Narkoba di Pekanbaru


PELALAWAN,INDOVIZKA.COM–Ketua DPD PAN Kabupaten Pelalawan, Muhamad Bakri, angkat bicara terkait beredarnya informasi mengenai dugaan keterlibatan seorang kader muda PAN yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD PAN Kabupaten Pelalawan berinisial FZR dalam razia gabungan narkotika di salah satu tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru.

Bakri mengaku sangat menyayangkan apabila informasi yang beredar tersebut benar adanya. Menurutnya, sebagai kader partai yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat, keterlibatan dalam aktivitas yang berkaitan dengan narkotika merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi.

"Kami sangat menyayangkan adanya kader muda PAN yang dikabarkan terjaring dalam razia narkotika di salah satu klub malam di Pekanbaru. Namun demikian, kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menunggu kepastian hukum dari pihak yang berwenang," tegas Bakri, Selasa (26/5/2026).

Ia menegaskan, DPD PAN Pelalawan akan mengambil langkah organisasi apabila yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran hukum. Menurutnya, koordinasi dengan tingkat DPW hingga DPP PAN akan segera dilakukan untuk menentukan sikap partai.

"Apabila terbukti melanggar hukum, tentu kami akan berkoordinasi secara internal dengan DPW maupun DPP PAN. Partai memiliki aturan dan mekanisme yang harus ditegakkan. Tidak ada ruang bagi kader yang mencoreng nama baik organisasi," ujarnya.

Bakri menilai dugaan keterlibatan kader partai dalam kasus narkoba menjadi ironi di tengah gencarnya pemerintah dan aparat penegak hukum melakukan perang terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Apalagi, kata dia, generasi muda saat ini menjadi sasaran utama penyalahgunaan narkoba yang mengancam masa depan daerah.

"Di saat pemerintah sedang gencar-gencarnya memerangi narkoba, sangat disayangkan jika ada generasi muda Pelalawan yang justru terseret dalam dugaan pesta narkoba. Ini menjadi peringatan keras bagi seluruh kader dan masyarakat agar menjauhi barang haram tersebut," katanya.

Bakri juga mengingatkan seluruh kader PAN di Kabupaten Pelalawan agar menjaga integritas, moralitas, serta nama baik partai. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Lebih lanjut, Bakri meminta aparat penegak hukum untuk segera memberikan kejelasan terkait status hukum para pihak yang diamankan dalam razia tersebut. Menurutnya, transparansi sangat penting untuk menghindari munculnya spekulasi liar di tengah masyarakat.

"Kami meminta pihak berwenang segera menjelaskan status para terduga. Jika memang terbukti bersalah, proses hukum harus ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu. Namun jika tidak terbukti, hal itu juga harus disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi dan pertanyaan publik terkait penegakan hukum," pungkasnya.

Pernyataan Ketua DPD PAN Pelalawan tersebut muncul di tengah sorotan publik terhadap komitmen seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik, dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba yang saat ini menjadi perhatian serius pemerintah dan aparat penegak hukum.






[Ikuti Indovizka.com Melalui Sosial Media]


Tulis Komentar