Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Airlangga Hartarto Sebut Program Golkar Institute Bakal Terus
JAKARTA (INDOVIZKA) - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyampaikan, hasil pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Salah satu yang diputuskan dalam rapimnas tersebut adalah program 'Golkar Institute' akan tetap dilaksanakan ke depannya.
"Golkar Institute yang telah dibuka dan telah melakukan pelatihan eksekutif untuk mereka yang terpilih di Pilkada akan terus dilanjutkan," kata Airlangga dalam pidato penutupan Rapimnas, Sabtu (6/3/2021).
Program ini, kata dia, akan terus dipersiapkan untuk pelatihan para pemimpin Partai Golkar ke depannya. Itu mulai dari tingkat pusat, kabupaten/kota, hingga pemimpin di eksekutif maupun legislatif.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menegaskan, prorgam pelatihan di Golkar Institute ini sangat penting agar para kader yang menjadi pemimpin bisa memiliki pemahaman komprehensif. Baik untuk menyusun perencanaan pembangunan, kebijakan publik, maupun penyusunan anggaran yang terkait di daerahnya masing-masing, serta juga paham atas tata kelola pemerintahan yang baik.
"Sehingga ini akan menjadi kunci ke depan bahwa Partai Golkar yang kadernya ditempatkan di berbagai tempat, baik eksekutif atau legislatif bisa menjadi panutan bagaimana menjalankan pemerintahan yang baik," ujar dia.***
.png)

Berita Lainnya
DPC PDIP Inhil Buka Bakal Calon Legislatif Tahun 2024
Abdul Wahid Instruksikan PKB Siak Menangkan Afni-Syamsurizal
Mantan Politisi Gerindra Jadi Ketua PKB Kota Pekanbaru
Muhammad Guntur Terpilih Jadi Ketua DKC Garda Bangsa Inhil, Begini Pesan Iwan Taruna
PKS Tetap Dukung Kebijakan Gubernur Syamsuar dengan Kritik Membangun
AHY: Moeldoko Ketum Partai Demokrat Abal-abal
PDI-P Senayan Setuju Opsi Vaksinasi Mandiri, Tapi Ada Catatannya...
AHY Sebut KLB Demokrat yang Hasilkan Moeldoko sebagai Ketum adalah Dagelan
Meski Masa Jabatan Kepala Daerah Belum Berakhir, 9 Daerah di Riau Gelar Pilkada Serentak 2020
Pilkada Bengkalis: Duet Kader Golkar dan PKS Harga Mati
Bawaslu Riau Temukan 2.000 Lebih Surat Suara Rusak
Di Tengah Pandemi Corona, KPU Riau Tunggu Arahan Pusat Soal Tahapan Pilkada