Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Jansen Pastikan Yasona Laoly Tidak akan Sahkan KLB Demokrat di Sibolangit
JAKARTA (INDOVIZKA) - Wakil Sekjen Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Jansen Sitindaon, memastikan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Yasona Laoly, tidak akan mengesahkan hasil kongres luar biasa (KLB) yang memilih Moeldoko sebagai ketua umum (Ketum) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Sumatera Utara pada Jumat (5/3/2021) kemarin.
"Pakai satu syarat saja KLB mereka itu sudah tidak sah, dan tidak mungkin itu disahkan Menteri hukum dan HAM, orang Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga untuk KLB itu, Menkumham dan Negara tahu, ikut mengesahkannya," ujar Jansen dalam video rekamannya yang diterima INDOVIZKA.COM, Sabtu (6/3/2021).
Kepastian itu, dikatakan Jansen. mengacu kepada tiga syarat aturan main tentang KLB di Partai Demokrat, dimana dari ketiga syarat KLB itu diklaimnya tidak satupun syarat yang terpenuhi pada KLB di Sibolangit.
"Syarat KLB di Partai Demokrat itu ada tiga, pertama KLB harus disetujui DPC 50 persen, DPD 2/3 ditambah Majelis Tinggi Partai (MTP). Karena ini buru-buru berat itu untuk memenuhi tiga syarat tadi, berat itu terpenuhi. DPC kita hilangkan saja, karena itu berat untuk terpenuhi, MTP juga tidak mungkin. Jadi cukup syarat DPD 2/3 berarti 23 DPD, berapa DPD yang hadir di acara itu. Bisa saya katakan siang ini tidak ada satu pun DPD yang hadir dari 34 itu," jelasnya.
Sebelumya masih pada video yang sama. Jansen juga menegaskan bahwa kepengurusan Partai Demokrat yang sah hanya dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY.
"Tidak ada dualisme Partai Demokrat yang ada itu hanya satulisme jadi partai Demokrat yang sah itu cuman ada satu yaitu partai Demokrat yang dipimpin oleh Mas AHY," ujar Jansen.
Dengan ditegaskannya Partai Demokrat yang sah hanya dipimpin AHY, Jansen meminta semua kader berpegang pada keyakinan tersebut. Bahkan dirinya meminta para kader partai berlambang mercy itu untuk tidak percaya pemberitaan di media.
"Jadi itu harus jadi pegangan teman-teman jadi keyakinan dalam berpolitik ini penting jadi jangan terpengaruh dengan berita-berita yang ada di media. Jadi Partai Demokrat hanya ada satu, Partai Demokrat yang legal dan resmi hanya ada satu partai Demokrat yang sah hanya ada satu yaitu partai Demokrat yang dipimpin oleh Mas AHY," pukasnya.**
.png)

Berita Lainnya
PDIP Tegaskan Hasil Kerja Lebih Penting daripada Perpanjangan Masa Jabatan Presiden
DPAC dan DPRt PKB se-Kecamatan Kateman Dilantik
Dua Ketua DPC Partai Demokrat di Riau Dipecat DPP, Asri: Mereka Tak Loyal
Ansor dan Banser Riau Deklarasikan Anti Politik Uang Pilkada Tahun 2020
DPR Sepakati Rp 5,2 Triliun Dana Tambahan untuk Pilkada Serentak
Rajut Salihturahmi, Wakapolda Riau Kunjungi Kediaman Anggota DPR RI Abdul Wahid
Hasil Survei Terbaru, Elektabilitas PKB Ungguli Golkar
5 Tokoh Perempuan Maju Pilkada Serentak 2020 di Riau
Sukseskan Pemilu 2024, Pemprov Riau Gelontorkan Rp164 Miliar
Merasa Punya Hutang, LaNyalla Kembalikan Daftar Balon Ketua Umum PSSI
AHY Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan di Tubuh Demokrat
Buka Muscab PKB Rohul, Abdul Wahid Dikejutkan dengan Penampilan Anak Muda Milenial PKB