Pilihan
Kelola Kawasan Industri Tenayan, PT SPP Teken Nota Kesepakatan dengan Kejari Pekanbaru
PEKANBARU (INDOVIZKA) - PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan Kejaksaan Negeri Pekanbaru (Kejari).
Penandatanganan kesepakatan antara Kepala Kejari Pekanbaru Andi Suharlis dengan Direktur Utama (Dirut) PT SPP Heri Susanto tersebut berlangsung di Aula Kejari Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (16/3/2021).
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M Jamil.
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru M Jamil mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini merupakan sebuah langkah awal yang mana nantinya PT SPP akan mengelola Kawasan Industri Tenayan Raya (KIT).
"Sebelum melakukan pekerjaan dan investor masuk ke sana (KIT. red) tentu harus ada sesuatu kekuatan, sehingga nanti jika investor masuk ke Pekanbaru mereka bisa merasakan aman dan nyaman," cakap Jamil.
Karena KIT juga masuk dalam Proyek Strategis Nasional, kekuatan hukum sangatlah perlu dilakukan sehingga nantinya tidak ada pekerjaan yang menyalahi aturan atau yang melanggar hukum.
"Saya kira ke depan lebih banyak lagi, ini baru tahap awal. Ke depannya pekerjaan-pekerjaan yang akan menyangkut dan berimbas ke aspek hukum PT SPP bisa bertanya kepada kejaksaan," katanya.
Sementara itu Kepala Kejari Pekanbaru, Andi Suharlis mengatakan salah satu fungsi dari kejaksaan adalah mengawasi investasi dan juga proyek strategis yang bisa memulihkan ekonomi masyarakat.
"KIT ini adalah ikon yang akan dibangun oleh Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru, artinya ini punya tujuan yang lebih besar lagi untuk membangun ekonomi. Kami (Kejari) sangat mendukung adanya pendampingan ini, dan InsyaAllah pelan-pelan akan membuat tim untuk bekerja di masing-masing sektor," bebernya.
Sementara itu Dirut PT SPP, Heri Susanto mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini tidak hanya berlaku untuk PT SPP saja. Melainkan juga untuk seluruh anak perusahaan PT SPP seperti PT Sarana Pangan Madani, PT Sarana Pembangunan Energi Madani, PT Trans Pekanbaru Madani dan beberapa anak perusahaan lainnya.
Lanjut Heri, KIT sendiri merupakan salah satu dari 27 proyek strategis nasional 2020-2024. KIT sendiri menjadi komoditas utama PT SPP untuk dapat diwujudkan segera.
"Hal ini juga didukung oleh Bapelnas dan Menteri Perekonomian, keseluruhan ini sudah disampaikan oleh Bapelnas yang memasukan KIT kedalam program pemulihan ekonomi nasional," pungkasnya.***
.png)

Berita Lainnya
Tim Sat Resnarkoba Grebek Sebuah Rumah Tempat Transaksi Narkoba
Hari Terakhir Menjabat Pj Bupati Inhil, H.Herman Pimpin Upacara Hari Jadi Provinsi Riau ke-67 Tahun 2024
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Riau Parisman Ihwan, hadiri Closing Ceremony Training Raya Tingkat Nasional HMI Cabang Pekanbaru
Mendagri Respon Isu ASN Tidak Netral di Pilkada Inhu 2020
Gawat! Siak Masuk Zona Merah Covid-19
Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi, Ini Kata Sekdakab Kampar
Begini Isi SE Walikota Tentang Aktivitas Perayaan Idul Fitri di Pekanbaru
30 Murid SD di Meranti Keracunan, Diduga Usai Jajan Minuman Kemasan di Kantin
Peringati Hari Anak Nasional 2022, Alfamart Bersama LazizMu dan PWI Riau Salurkan Perlengkapan Sekolah
Didistribusikan Pemkab Inhil, Penyerahan Paket Ramadhan Baznas Inhil Rp1,6 M Jadi Temuan
Pembentukan Kecamatan Kuala Tapung Harus Melalui Persetujuan Mendagri dan Gubri
Buka Musrenbang RKPD 2026, Kasmarni Ajak Satukan Langkah Wujudkan Negeri Bermasa serta Unggul di Indonesia