Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Politikus Golkar Usul Persalinan Dihapus dari Tanggungan BPJS
(INDOVIZKA) - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Golkar Darul Siska mengusulkan biaya pelayanan kelahiran dicabut dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam BPJS Kesehatan.
Darul berpendapat demikian karena menilai kelahiran merupakan hal yang diinginkan individu dan bisa direncanakan keluarga. Menurutnya, hal itu bertentangan dengan sifat layanan jaminan sosial yang memberikan perlindungan diri atas hal yang tidak diinginkan.
"Saya mau tanya satu hal, soal kelahiran ini apa memang harus masuk program BPJS? Karena kelahiran itu sesuatu yang diinginkan, direncanakan, apalagi ini bertentangan dengan BPJS," kata Darul dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI, Rabu (17/3).
Ia juga mengatakan jaminan biaya kelahiran yang ditanggung oleh BPJS bertentangan dengan program pemerintah. Salah satunya program Keluarga Berencana (KB) untuk menekan angka kelahiran dan mengendalikan pertumbuhan penduduk.
"Kalau menjamin kelahiran saya kira bertentangan dengan program pemerintah yang lain. Saya kira ini perlu jadi pertimbangan pemerintah apa masih perlu ada pelayanan kesehatan ini? Kalau saya mengusulkan itu dicoret," katanya.
Sebelumnya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron mengatakan biaya klaim persalinan secara sesar atau Caesarean Section (CS) yang ditanggung BPJS menjadi lebih banyak pada 2020. Ali mengaku banyak rumah sakit ingin mengklaim bayi baru lahir dengan operasi sesar.
Ia mengaku ada sebanyak 2.131 Rumah Sakit yang mengusulkan klaim persalinan secara sesar. Meski demikian, ia mengatakan pihaknya akan membayarkan klaim tersebut.
"Intinya kami siap bayar secepat mungkin, asal sudah jelas, biar tidak salah bayar sebagaimana yang disepakati Kemenkes, pak Menkes juga bilang akan mengeluarkan kriteria untuk sesar," ujar Ali.
.png)

Berita Lainnya
Untuk Inhu Lebih Baik, Ade Agus Hartanto Siap Maju di Pilkada 2020
Pecah..!!, Deklarasi Calon Gubernur yang didukung UAS ini diserbu Massa Pendukung
34 DPD dan 10 Ormas Golkar Dukung Airlangga Hartarto Nyapres 2024
PKB Koalisi dengan PAN, Dukung Petahana di Pilkada Siak
Bupati Alfedri Jadi Ketua DPW PAN Riau?
Tak Terdaftar Sebagai Pemilih, Bawaslu Pekanbaru Buka Posko Pengaduan
KPU Habiskan Rp586,6 Miliar untuk APD Selama Pilkada 2020
Kiyai Pardian Rivai Hidayatullah Kembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Calon Wakil Bupati Inhil ke Partai PKB
Soal Pilkada, KPU Kuansing Masih Tunggu Keputusan Pusat
Di Perumnas Parit Tiga, Ternyata H.Dani Sudah Bangun Infrastruktur Jalan Hingga Akses Pemakaman Warga
Afrizon Siap Tantang Wardan di Musda Golkar Inhil
Kalah di 7 Pilkada Riau, Golkar Beberkan Penyebabnya