Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Tak Mau hanya Jadi Penonton, Dewan Minta Pemko Dumai Dilibatkan dalam Verifikasi Aset PT CPI
DUMAI (INDOVIZKA) - Menjelang kontrak kerja sama PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Blok Rokan berakhir 9 Agustus 2021 mendatang, Wakil Ketua DPRD Dumai Mawardi mendesak pihak terkait untuk melibatkan Pemerintah Dumai, dalam memverifikasi aset PT CPI yang berada di wilayah pemerintahan Kota Dumai.
Politisi PKS Ini menjelaskan, Kota Dumai merupakan wilayah yang banyak aset milik PT Chevron Pasific Indonesia, baik pengolahan maupun dermaganya, serta tanah. Dia minta agar jangan Pemerintah Kota Dumai suatu saat menanggung beban, karena tidak dilibatkan dalam memverifikasi aset PT CPI.
"Data aset yang berkaitan dengan geologi dan geofisika, perizinan, prosedur standar operasional (SOP), fasilitas produksi, pertanahan, kontrak barang dan jasa, sumber daya manusia dan program pengembangan masyarakat itu sangat perlu. Terutama tentang tanah yang selama ini menjadi beban pemerintah Kota Dumai dalam penyelesaiannya, antara perusahaan dan masyarakat," ujar Mawardi kepada INDOVIZKA.com, Jumat (2/4/2021).
Dirinya juga menegaskan, Kota Dumai sebagai Kota Pengelola, tidak sedikit aset dari PT CPI, seharusnya Pemerintah Kota Dumai dilibatkan dalam verifikasinya, terutama yang ada di Kota Dumai.
"Bayangkan saja semenjak Agustus 2020 hingga Maret 2021, Chevron telah menyerahkan seluruh data kepada SKK Migas. Tapi Pemerintah Kota Dumai belum pernah dilibatkan untuk memverifikasinya. Apakah Pemerintah Kota Dumai hanya akan jadi penonton dan menanggung beban nantinya, karena ketidaktahuan, yang mana aset Pemko dan aset negara serta aset masyarakat," jelasnya.
Di samping itu, dia juga berharap kepada Pemerintah Kota Dumai, untuk kembali menadata aset PT CPI di Kota Dumai, terutama kawasan konsesi lahan penduduk warga agar bisa dievaluasi kembali.
"Apakah akan masuk ke aset warga atau ke aset pengelola. Begitu juga tentang pelabuhan PT CPI, apakah akan dikelola pemerintah Dumai atau diambil alih oleh pengelola nantinya. Jangan nanti sudah gejolak, baru pemerintah daerah dilibatkan. DPRD Dumai akan tetap fokus ikut mengawasi tentang peralihan pengelolaan blok Rokan ini, terutama mengenai aset yang ada di kawasan Kota Dumai," tegas Mawardi.
.png)

Berita Lainnya
Dua Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Babak Belur Dihajar Massa
1 Korban Tewas, Pemkab Bengkalis Mediasi Konflik Masyarakat Sakai dan PT Panahatan
Dirangkai Peletakan Batu Pembangunan Gedung PWI, Besok Pelantikan PWI Kampar Dihadiri Ketua PWI Pusat
Plt Dirut Perumda Tuah Sekata Aswan SH Maksimalkan Kinerja Selama Menjabat
Setoran Parkir Diduga Tak Seimbang dengan Potensi, Mafirion Minta Pemkab Inhil Benahi Sistem
Maryanto SH Terpilih Sebagai Ketua FKWI Periode 2022-2025
Bupati Kasmarni Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau: Selamat Datang Pak Hery Herjawan dan Selamat Bertugas Ditempat yang Baru Pak Mohammad Iqbal
Ikuti Rapid Test, Seorang TKS Diskes Dumai Positif Covid-19
15 Personil Dishub Kampar Siaga di 7 Titik Pasar Ramadhan, Pengunjung Harus Hati-Hati Saat Berkendaraan
Perwako Pekanbaru Larangan Truk Masuk Akan Segera Rampung Tahun Ini
Raja Isyam Azwar Resmi Deklarasikan Diri Calon Ketua PWI Riau Periode 2023-2028
Perusahaan Atau Orang Pribadi yang Bekerja di Pelalawan Wajib Berkantor dan Memiliki NPWP Cabang