Pilihan
Selama Ramadan ASN Diwajibkan Tetap Jalankan Tugas Kedinasan
JAKARTA (INDOVIZKA) - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengatur jam kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) pada bulan Ramadan 1442 Hijriah. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) dengan tembusan Presiden dan Wakil Presiden RI.
Tertulis bahwa jam kerja efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama bulan Ramadan 1442 Hijriah minimal 32,5 jam dalam satu minggu.
Disampaikan Tjahjo dalam edarannya, selama bulan Ramadan ASN tetap menjalankan tugas kedinasan di kantor (work from office) dan di rumah (work from home) dengan mempertimbangkan data zonasi risiko yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.
Adapun pengaturan jam kerja ini tetap memperhatikan pengendalian covid-19 pada lingkungan instansi pemerintah. Berikut ketentuan jam kerja ASN yang berlaku selama bulan Ramadan tahun 2021:
1. Instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja: Hari Senin sampai dengan Kamis jam kerja pukul 08.00-15.00, dengan waktu istirahat pukul 12.00-12.30 (30 menit); dan Hari Jumat jam kerja pukul 08.00-15.30, dengan waktu istirahat pukul 11.30-12.30 (60 menit).
2. Instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja: Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu jam kerja pukul 08.00-14.00, dengan waktu istirahat pukul 12.00-12.30 (30 menit); dan Hari Jumat jam kerja pukul 08.00-14.30, dengan waktu istirahat pukul 11.30-12.30 (60 menit).
Selain itu juga mempertimbangkan SE Menteri PANRB Nomor 58/2020 dan Nomor 67/2020. Pengaturan jumlah pegawai yang melakukan tugas kedinasan secara WFH maupun WFO, diserahkan kepada masing-masing Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Tjahjo menegaskan, dalam penerapan jam kerja selama bulan Ramadan, PPK harus memastikan tercapainya kinerja pemerintahan dan tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pelayanan publik di instansinya masing-masing.
Selain itu, PPK juga harus menetapkan keputusan pelaksanaan jam kerja di bulan Ramadan 1442 Hijriah dan menyampaikan penetapan keputusan tersebut kepada Menteri PANRB.**
.png)

Berita Lainnya
Sejak Pandemi, Angka Perceraian Meningkatkan Capai 300 Gugatan Perhari
Awasi Dana Desa, Jokowi Akan Ajak KPK Turun ke Daerah
Gagal Jadi Kapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono Jadi Wakil Komut PT Pindad
Sah! Jokowi Tutup Pintu untuk Investasi Minuman Beralkohol
Begini Prosedur Terbaru dan Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah di BPN
Percepatan Vaksinasi Jadi Indikator Evaluasi Kinerja Pemda
Turis Asing Boleh Datang ke Indonesia Melalui Bali dan Kepulauan Riau
KPK Tetapkan Panggungharjo Jadi Desa Antikorupsi Pertama di Indonesia
Layanan Baca Meter Mandiri di PLN Mobile, Bantu Pelanggan Pantau Penggunaan Listrik
Tertinggi dalam 5 Tahun, Konsumsi Listrik Indonesia Tembus 210 TWh di Oktober 2021
Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Resmi Diumumkan, Simak Link Berikut Ini!
Ciderai Demokrasi, Tokoh Lintas Profesi Kecam Ajakan Saiful Mujani Gulingkan Pemerintah Sah