Pilihan
BEM Unri Tuntut Walikota Pekanbaru Segera Tuntaskan Permasalahan Banjir
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Walikota Pekanbaru Firdaus dianggap gagal dalam menyelesaikan permasalahan banjir yang menjadi langganan di Kota Pekanbaru.
Dari data yang dihimpun BEM Universitas Riau, tercatat ada 11 titik lokasi banjir yang terdiri dari 1.006 kepala keluarga dan 1.108 rumah yang terdampak setelah hujan deras mengguyur kota madani ini beberapa hari lalu.
Aktivis BEM Unri, Febriansyah mengatakan, bahwa pihaknya mendesak Walikota Pekanbaru agar menyelesaikan permasalahan banjir dengan segera.
"Walikota Pekanbaru hanya mampu membuat kolam dan memperindah gedung tanpa sedikit pun memikirkan hal ini," kata Febri, Senin (26/4/2021).
Firdaus kata Febri, sangat sibuk dalam pembangunan gedung dan perkantoran hingga menghabiskan dana sekitar Rp 112 miliar. Namun sangat lalai dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat Pekanbaru.
Kebanjiran, kemacetan dan banyak lagi permasalahan lainnya yang terjadi di Pekanbaru ternyata masih belum berhasil mendapatkan perhatian khusus dari walikota.
"Kami minta Walikota Pekanbaru dapat menggunakan anggaran APBD secara efisien untuk menyelesaikan masalah ini," cakapnya lagi.
.png)

Berita Lainnya
Pakar Sarankan Pemerintah Lakukan Kajian Geologi di Tenayan Raya
Gubri Serahkan Bantuan 5 Ton Beras untuk Korban Banjir Inhu
Terkait Sekretariat IPMK di Jakarta, Firdaus Berikan Solusi di Asrama Kampar
Dua Kasat dan Satu Kabag di Polres Inhil Diganti
Kanwil Ditjen Imigrasi Jambi Luncurkan Berbagai Inovasi Untuk Permudah Layanan Keimigrasian
Lantik Bupati dan Wabup Rohil, Gubri Ingatkan Soal Covid-19 dan Belajar Tatap Muka
HIPMI Tekankan Empat Point Dalam Penyusunan Standar Pelayanan Publik di DPMPTSP Inhil
Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu 2,9 Kilogram dari Pekanbaru ke Surabaya
Wakil Bupati Inhil Pantau Pekerjaan Rehab Makam Tuan Guru Sapat
Siap Lakukan Vaksinasi PMK, Gubri: Ada 170 Vaksinator Kami Siapkan
10 Kabupaten di Riau Masih Rawat Pasien Positif Covid-19
Polres Inhil Laksanakan Upacara Hari Bhayangkara ke-74 Secara Virtual