Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dewan Minta Kadiskes Dicopot, M Noer: Jangan Berlebihan Berkata
PEKANBARU (INDOVIZKA) - DPRD Kota Pekanbaru meminta Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT mencopot Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) M Noer MBS. Sebab, mantan Sekda itu tidak hadir dalam rapat penting terkait penanganan Covid-19.
M Noer MBS saat dikonfirmasi wartawan beralasan sudah Kepala Bidang yang mewakilinya di gedung dewan. Ia menyebut semua ada kerja, dewan, serta dinas.
"Kami sekarang ini dinas yang dibebankan kerja berat. Kami sedang bekerja. Saya sudah mengurus anggota, ada Kabid dan Kasi. Di tempat lain ada yang di kegiatan Polda, sekretaris refocussing di Tenayan. Saya pimpin rapat persiapan untuk vaksinasi di kantor juga ada paparan dari Litbang," papar M Noer MBS, Rabu (5/5/2021).
Di Bulan Ramadan ini, Ia menyebut tidak mau bercerita lebih banyak. Kata dia, mudah-mudahan Tuhan memberikan petunjuk. Pagi tadi, kata dia, ada empat kegiatan, jadi dibagi semua.
"Saya menghubungi rumah sakit untuk vaksinasi. Jadi ada beberapa agenda juga yang sangat penting. Dibagi-bagi semua," jelasnya.
Ia menambahkan, Diskes juga sedang bekerja menyiapkan vaksinasi, penanganan Covid-19 dan lainnya. "Kami meminta jangan berlebihan berkata. Jangan bilang orang tidak berkinerja," jelasnya.
Berita sebelumnya, dalam rapat paripurna ke-3 masa sidang III yang diselenggarakan oleh DPRD Kota Pekabaru, Rabu (5/5/2021), anggota dewan kompak meminta Walikota melakukan evaluasi Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, M Noer.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri dari balik mejanya yang sejajar dengan Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, serta Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani dan dua Wakil Ketua DPRD Ginda Burnama serta Nofrizal.
Padahal dalam paripurna kali ini, agenda DPRD dan Pemko Pekanbaru adalah melakukan pengesahan terhadap Ranperda Inisiatif Tentang Perlindungan Masyarakat dari Penyebaran dan Dampak Corona Virus Disease (Covid-19). Namun Kadiskes Pekanbaru, M Noer tak menampakkan batang hidungnya.
"Beliau (M Noer) gagal dan tidak serius dalam pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19. Ini buktinya, Ranperda disahkan, tapi beliau (M Noer) tidak datang," tegas Azwendi.
Lanjut politisi Demokrat ini, M Noer harus sadar betapa pentingnya Ranperda penanganan Covid-19 ini. Terlebih lagi sejak 2 pekan lalu pertumbuhan Covid-19 di Pekanbaru tumbuh sangat drastis dan membuat Pekanbaru kembali ke dalam zona merah.
"Bukan kewenangan saya untuk mengganti, tapi dalam sidang paripurna ini saya minta pemerintah kota untuk mengevaluasi M Noer. Luar biasa, tidak ada aksinya bagaimana bisa mengerem atau menekan Covid-19," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Penjabat Bupati Indragiri Hilir Buka Diskusi Fokus tentang Statistik Sektoral
Pelalawan Dapat Kucuran Dana Dari APBN 72,5 miliar Untuk Buat Jalan
Ke Kantor Gubernur Tak Pakai Masker, Siap-siap Balik Kanan
Pakar Sarankan Pemerintah Lakukan Kajian Geologi di Tenayan Raya
Ketua PWI Pusat Lantik Pengurus PWI Provinsi Riau Masa Bakti 2022-2027
BOB PT BSP-Pertamina Hulu Lantik General Manager Baru
Polres Pelalawan Sekat Pintu Masuk dan Keluar Pelalawan
Bank Riau Kepri Syariah Tembilahan Salurkan 1 Ton Beras dan 66 Kotak Indomie ke BPBD Inhil
DTSEN Jadi Rujukan Tunggal, Dinsos Bengkalis Perkuat SDM Pengelola Data
Ketum PWI Pusat Sampaikan Dukacita Mendalam atas Wafatnya Wina Armada Sukardi
Meresahkan, Aparat Desa dan Warga Minta Solusi Penanganan Buaya di Sialang Panjang
Jelang HUT RI ke-78, Pemkab Indragiri Pastikan Kesiapan Capaski