Pilihan
Raih 35,2 Persen, Wahid-Hariyanto Unggul di Pilgubri Versi LSI
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM- Elektabilitas pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Nomor Urut 1, Abdul Wahid-SF Hariyanto ungguli dua paslon lainnya, yakni Syamsuar-Mawardi Saleh (Suwai) dan M Nasir-M Wardan (Nawaitu).
Hal itu berdasarkan hasil survey Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terbaru tanggal 5-12 Oktober 2024 atas tiga paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2024-2029.
Dari hasil survei LSI tersebut elektabilitas paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Bermawah mencapai 35,2 persen atau unggul 13 persen dari paslon Suwai 22,2 persen. Sedangkan elektabilitas paslon Nawaitu diangka 13 persen atau tertinggal dari paslon Bermawah sebesar 22,2 persen.
Demikian disampaikan Direktur SIGI LSI Denny JA, Ardian Sopa saat menyampaikan hasil survei pemilih kepala daerah (Pilkada) Serentak di Provinsi Riau, Kamis (17/10/2024) di Pekanbaru.
"Hasil survei terbaru, elektabilitas paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Abdul Wahid-SF Hariyanto lebih tinggi dibandingkan paslon lainnya. Karena elektabilitas paslon Abdul Wahid-SF Hariyanto mencapai 35,2 persen," kata Ardian.
Dia mengatakan jika dilihat dari selisih, maka terdapat selisih 13 persen antara Paslon Bermawah dengan Paslon Suwai. Kemudian selisih Paslon Bermawah dengan Nawaitu sebesar 22,2 persen, dan masih ada suara tersisa 27,9 persen.
"Selisih 13 persen untuk level pemilihan gubernur bukan selisih yang sedikit. Apalagi selisih 22,2 persen, itu jauh tertinggal. Artinya kalau hari ini dilakukan pencoblosan, kita sudah tau siapa Gubernur Riau nya," sebutnya.
Selanjutnya Ardian menjelaskan alasan-alasan elektabilitas Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Nomor Urut 1 itu melampaui paslon lainnya. Pertama Abdul Wahid pilihan tertinggi Calon Gubernur Riau
dibandingkan dengan kandidat lainnya.
"Kita lihat Abdul Wahid berada diangka 34 persen, Syamsuar diangka 22,8 persen, dan M Nasir diangka 10,8 persen. Jadi peta pasangan dan peta masing-masing calon Gubernur Riau juga memperlihatkan yang sama," sebutnya.
Kemudian alasan kedua, lanjut Ardian, ternyata bukan hanya Abdul Wahid saja pilihan tertinggi, tapi SF Hariyanto juga menjadi pilihan tertinggi diantara calon Wakil Gubernur Riau lainnya.
"Jadi Pak SF Hariyanto mendapat angka 29,8 persen, Pak Mawardi Saleh 17,3 persen, dan Pak M Wardan 15,3 persen. Kemudian tidak memutuskan 37,6 persen," terangnya.
"Jadi kenapa Abdul Wahid-SF Hariyanto unggul, karena masing-masing baik Abdul Wahid maupun SF Hariyanto unggul di kelompoknya masing-masing-masing, baik calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau," tambahnya
.png)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Serahkan Bantuan Kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Laut Sungai Piring
Ketua Umum Mundur, KONI Inhil Segera Gelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa
Bupati Zukri Terima Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Paling Inovatif
PDP COVID-19 yang Dirawat di RSUD Bengkalis Bertambah 2 Orang
Kejar-kejaran 5 Kilometer di Jalan Lingkar, Polisi Gulung Pencuri Motor Asal Binjai
Gara-gara Proyek IPAL, Mobil Damkar Sulit Capai Titik Kebakaran
Pemko Pekanbaru Akan Gerak Cepat Perbaiki Jalan Rusak
Sosialisasikan Hidup Sehat, PWI Inhil Fun Futsal Bersama Satres Narkoba Polres
Tinjau Rencana Pembangunan, Direktur Bappenas RI Kunker ke Inhil
Forkopimda Turun Tangan, Persoalan Jalan Balak Engkolan Capai Titik Temu
Gelar Pertemuan Perdana Usai KLB, Alumni Nyatakan Dukungan untuk Ketua Umum IKA IAIN/UIN Riau Abdul Wahid
Ketua GP Ansor Riau Secara Resmi Buka Suspelat I dan Diklatsus Bagana