Pilihan
Pemerintah Indonesia Dinilai Overdosis Cap Radikalisme pada Umat Islam
JAKARTA (INDOVIZKA) - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan keluhannya terkait isu radikalisme di Indonesia.
Menurutnya, Pemerintah Indonesia keliru dalam memahami atas radikalisme dan ekstrimisme. Sehingga sikap Indonesia dianggap telah overdosis mengkaitkan permasalahan tersebut dengan Islam.
“Kami juga melakukan kritik, Indonesia juga overdosis ketika mengeksplor radikalisme-ekstrimisme itu pada Islam. Dan itu kekeliruan besar sebenarnya,” ujar Haedar Nashir, di hadapan peserta forum Center of Southeast Asian Social Studies Universitas Gajah Mada (UGM), sebagaimana dikutip INDOVIZKA.com dari situs resmi Muhammadiyah.
Bukan cuma itu, Haedar Nashir mengatakan, label radikalisme yang ditujukan kepada umat Islam di Indonesia menyebabkan kerja-kerja moderasi terhambat.
“Ketika radikalisme dan ekstrimisme hanya disematkan pada Islam, itu nanti akan kontraproduktif dan menggeneralisasi. Kami yang hadir di titik moderat itu juga berat menghadapinya,” tutur Haedar.
Ditegaskannya, sesungguhnya gejala radikalisme saat ini justru nyatanya muncul di kelompok yang sangat nasionalis. Saking nasionalisnya, mereka menganggap hal-hal yang berkaitan dengan agama sebagai sebuah ancaman terhadap eksistensi NKRI.
“Bagi sosial politik yang berdimensi nasionalisme juga ada kecenderungan radikalisme melalui ultra nasionalis, tidak suka dengan mereka yang membawa agama. Begitu mendengar agama itu alergi,” kritiknya.
.png)

Berita Lainnya
18 Ribu Relawan Bergabung Perangi Corona: Didominasi Dokter dan Perawat
Wajib Tahu! Ini Syarat Masuk SMP, SMA, dan SMK pada PPDB 2020
Megawati Minta Jokowi Memberikan Perhatian Terbaik Kepada SBY
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Hingga 29 Juni
Prodi Kedokteran dan Prodi Teknik Informatika Universitas Abdurrab Raih Akreditasi B
Honorer Dihapus, 90 Ribu Satpol PP Se- Indonesia Galau
Muhammadiyah dan PBNU Dukung KKB Papua Dilabeli Teroris
Semangat Reformasi Tetap Kuat di Era Prabowo, Publik Diajak Jaga Persatuan
Airlangga: Vaksinasi Covid-19 Bentuk Ikhtiar Pemerintah Menyelamatkan Masyarakat
PAN Usul Pemerintah Terapkan Lockdown Tiap Akhir Pekan
Gara-gara Corona, Kemenag Tiadakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional
3 Jurus Airlangga Hartarto Perkuat Ketahanan Energi