Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Disuruh Putar Balik, Sopir dan Penumpang Bus Medan-Padang Adu Mulut dengan Polisi di Pekanbaru
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Terjadi insiden adu mulut antara petugas kepolisian dengan sopir dan penumpang bus. Hal itu terjadi setelah polisi melakukan penyekatan jalan sebagai upaya penerapan pelarangan mudik di Pos Pam Penyekatan Simpang Garuda Sakti, Pekanbaru.
Bus NPM rute Medan Sumatera Utara - Padang Sumatera Barat via Bagan Batu Rokan Hilir, Riau, tersebut dihalau oleh petugas kepolisian saat melintas di Pos Pam Penyekatan Simpang Garuda Sakti.
Sopir dan penumpang bus tersebut beramai-ramai turun dan mendatangi polisi untuk meminta mohon agar perjalanan mereka bisa dilanjutkan.
Namun Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita yang menemui mereka tidak memberikan perjalanan terhadap bus NPM tersebut.
"Tidak ada lagi perjalanan, mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei tidak ada perjalanan mudik. Jadi mohon maaf saja, saya tidak kasih lewat," ucap Ambarita.
Namun, sopir bus NPM itu memberi alasan, bahwa bus yang dikendarainya rusak tanggal 4 Mei lalu, yang menjadi kendala telatnya keberangkatan.
"Di perbatasan Bagan Batu kami bisa lewat pak, kasihlah kami lewat dengan hati nurani bapak, anak-anak banyak di dalam bus ini pak," katanya.
Namun, Ambarita tetap bersikeras mematuhi aturan Pemerintah Kota Pekanbaru maupun Provinsi Riau, bahwa sejak tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021, tidak ada kendaran mudik yang ke luar maupun masuk ke Kota Pekanbaru.
Penumpang Bus NPM sempat bertahan lebih kurang 1 jam di Pos Pam Penyekatam Simpang Garuda Sakti, namun Kapolsek Tampan tetap tidak memperbolehkan bus tersebut melakukan perjalanan.
"Kalau masih bersikeras, kami akan mengambil tindakan dengan cara bapak ibu ini kami bawa ke tempat karantina di SPN Rumbai," pungkasnya.
Mendapat ancaman tersebut akhirnya sopir bus terpaksa berputar balik**
.png)

Berita Lainnya
Heboh Pemko Bangun Tugu Roda Terbang, PUPR: Ada di Lambang Kota Pekanbaru
Polda Riau Tangkap Oknum ASN Dinas Kesehatan Kampar saat Sembunyi di Jakarta
Bawaslu Diminta Diskualifikasi Paslon Curang, Warga Rohul Diajak Terima Putusan MK
Sulitnya Air Jadi Kendala Pemadaman Karhutla di Bunsur Siak
Semburan Gas di Pekanbaru Berbeda dengan Lumpur Lapindo, Ini Penjelasan Pakar
Gubernur Riau Abdul Wahid Siapkan Layanan Pengaduan untuk Transparansi Pemerintahan
Penemuan Jenazah di Sungai Duku, Identitas dan Motif Masih Misterius
Coffee Morning dengan Forkopimda dan Insan Pers, Syawir Ingatkan Tentang Money Politik
Diikuti 20 Wartawan, KPU Sosialisasikan Tahapan Lanjutan Pilkada
Anggaran Terbatas, Dispora Pekanbaru Hanya Bisa Bangun Lapangan Stadion Mini
Bunda Paud Inhil Apresiasi Pelaksanaan Manasik Haji Akbar bagi Santri RA
TKI Terus Berdatangan, GP Ansor Inhil Ingatkan Pemkab Perketat Pengawasan