Pilihan
Judi Online Dinilai Jadi Ancaman Sosial-Ekonomi, PB HMI MPO Desak Menteri Terkait Mundur
JAKARTA,INDOVIZKA.COM— Praktik judi online dinilai telah berkembang menjadi ancaman serius bagi ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga menggerus ekonomi keluarga, merusak relasi sosial, serta membahayakan masa depan generasi muda.
Fungsionaris PB HMI MPO Komisi Komunikasi dan Informasi, Novry Adriansyah,Selasa(20/1/2026)menyebut data PPATK menunjukkan lonjakan signifikan jumlah pemain judi online dari 3,79 juta orang pada 2023 menjadi 9,78 juta orang pada 2024, dengan nilai transaksi mencapai ratusan triliun rupiah. Mayoritas pelaku berasal dari kelompok berpenghasilan rendah dan banyak yang memanfaatkan pinjaman online untuk berjudi.
Berbagai riset akademik turut mengonfirmasi dampak buruk judi online, mulai dari meningkatnya utang rumah tangga, konflik keluarga, perceraian, hingga gangguan kesehatan mental. Judi online juga kerap dipersepsikan sebagai jalan keluar ekonomi instan, yang justru memperparah siklus kemiskinan dan kecanduan digital.
PB HMI MPO menilai langkah pemerintah seperti pemblokiran situs dan pembentukan satgas belum efektif menekan laju judi online. Kondisi tersebut dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan, penegakan hukum, serta koordinasi kebijakan lintas sektor.
Atas dasar itu, PB HMI MPO mendesak menteri terkait untuk mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik. Selain itu, mereka menyerukan kepada Presiden dan DPR RI agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola ruang digital, memperkuat penegakan hukum, serta mengembangkan program edukasi dan rehabilitasi bagi masyarakat terdampak.
“Judi online bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan bencana sosial-ekonomi yang nyata dan dirasakan jutaan keluarga Indonesia,” tegas Novry.
.png)

Berita Lainnya
KPK Hadirkan 4 Konsultan Perencanaan di Sidang Korupsi Jembatan WFC
Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan Salurkan Bantuan kepada Warga di Pangkalan Kerinci
Vaksinasi Nakes di Pekanbaru Baru 70 Persen
Turunkan 64 Personil, Damkar Inhil Semprotkan Desinfektan di Tiga Lokasi Pasar
Urus Segera e-KTP Anda, Stok Blanko di Disdukcapil Masih Tersedia 6.000 Keping
Terpilih Jadi Pj Bupati Kampar, M Firdaus: Serasa Mimpi
MoU dengan Dipersip, Karja Sama Ini Langkah Strategis Perkuat Pengawasan Partisipatif Melalui Literasi
Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih
Razia KIR Akan Diberlakukan di Pintu Keluar dan Masuk Kota
Untuk Semantara, Disdukcapil Inhil Tidak Layani Kepengurusan Secara Langsung
Pegadaian Serahkan CSR Aplikasi SIPKu untuk Pesantren dan MDTA di Pekanbaru
Kadis Kominfopers Inhil Buka Sosialisasi dan Bimtek Simpeldesa