Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Sejumlah Tokoh di Kampar Wafat, dari Ulama, Mantan Kabag Humas Hingga Petugas BPBD yang Piket di Posko Penyekatan
KAMPAR (INDOVIZKA) - Kabar duka menyelimuti Kabupaten Kampar dalam tiga hari terakhir, Jum'at (7/5/2021) hingga Ahad (9/5/2021).
Kabar duka pertama datang dari Desa Koto Tuo Kecamatan XIII Koto Kampar, Jum'at (7/5/2021) malam. Mantan Kepala Bagian Umum Setdakab Kampar dan mantan Camat XIII Koto Kampar Drs. H Hamdani Datuk Malintang menghembuskan nafas terakhir di salah satu rumah sakit di Pekanbaru pukul 24.30 WIB.
Kabar duka datang sehari berikutnya, Sabtu (8/5/2021). Kali ini yang pergi untuk selamanya Drs H Santoso MPd. Beliau berpulang ke Rahmatullah sekira pukul 22.30 WIB di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.
Hanya berselang beberapa jam, duka masyarakat Kampar belum berakhir. Giliran seorang ulama besar yang juga Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar yang menghadap Sang Khalik. Beliau adalah Dr H Johar Arifin Lc MA yang wafat tepat pukul 01.23 WIB Ahad (9/5/2021) dinihari.
Kabar duka di Negeri Serambi Mekkah ternyata belum berakhir. Baru saja mengantar almarhum Santoso ke peristrihatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum Workshop, Bangkinang, Ahad (9/5/2021) pagi, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar H Yusri langsung bertolak menuju Puskesmas Kecamatan XIII Koto Kampar. Kedatangannya untuk melihat salah satu petugas Posko Terpadu Peniadaan Mudik dan Pembatasan Moda Transportasi di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, M Yanis, yang juga pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar yang dikabarkan meninggal saat bertugas di Posko.
Almarhum tutup usia pada usia 56 tahun ketika bertugas untuk menjaga posko di Desa Tanjung Alai yang berada di lintasan jalur Riau-Sumbar.
Usai menjenguk jenazah M Yanis, Sekda Kampar memerintahkan Kepala BPBD Kampar Dedy Sambudi untuk mengantar almarhum M.Yanis ke rumah duka menggunakan mobil ambulans Kecamatan XIII Koto Kampar di Pekanbaru untuk selanjutnya dilakukan prosesi pemakaman.
Kepergian empat orang tokoh dan pegawai di Negeri Serambi Mekkah ini ramai mendapat simpati dari warganet. Ucapan duka cita dan do'a terus mengalir di beberapa media sosial sejak Jum'at hingga Ahad malam.
.png)

Berita Lainnya
Semarakkan HPN, PWI Pekanbaru Taja Senam dan Jalan Sehat Berkilau Emas
Emak-Emak Diminta Jauhi Pinjol
Sidak Pasilitas Kesehatan RSUD PH, Pj Bupati Inhil Harapkan Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat
Bantuan Sosial Belum Disalurkan, Ini Alasan Satgas Covid-19 Inhil
IPAL Timbulkan Kemacetan, DPRD: Kontraktor Harus Bertanggungjawab
Lelang Pengangkutan Sampah Kembali Diajukan DLHK Pekanbaru
Lewat Video Resmi, AMMP Bantah Keras Tudingan Ikut Aksi Demo
Syawir Abdullah dan Empat Anggota Baru Bawaslu Kampar Terpilih Siap Dilantik
Arara Abadi Ternyata Laporkan Tiga Warga Pelalawan ke Polda Riau Gara-gara Lahan
Tekanan Publik Riau Berhasil, Bukti Kekuatan Suara Rakyat Menjaga TNTN Adian Napitupulu Batal Datang
KPU Kampar Gelar Rapat Penyampaian Hasil Penelitian Persyaratan Administrasi Paslon Kada 2024
Warga Kampar Temukan Mayat Pemuda dan Motornya di Bekas Galian C, Tubuhnya Luka-luka