Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Jangan Keseringan Minum Teh, Ketahui Bahayanya bagi Kesehatan
JAKARTA (INDOVIZKA)- Konsumsi teh dalam jumlah sedang dengan kurang dari 3 cangkir teh sehari bisa bermanfaat bagi kesehatan, tetapi minum teh terlalu banyak, melebihi 3–4 cangkir per hari telah dikaitkan dengan beberapa efek samping negatif.
Simak penjelasannya berikut ini, seperti dilansir Genpi.co.
1. Gangguan tidur
Teh memiliki kandungan kafein yang mampu memengaruhi hormon melatonin yang bisa mengatur siklus tidur.
Maka dari itu, terlalu banyak mengonsumsi teh bisa menimbulkan imsomnia dan bisa merusak kualitas tidur.
2. Mual
Minum teh secara berlebihan bisa memicu rasa mual, karena kandungan tanin di dalamnya.
Kandungan tanin dalam jumlah yang berlebihan bisa mengiritasi jaringan pencernaan, serta menghasilkan rasa mual dan kembung.
3. Penyerapan nutrisi rendah
Kandungan kafein yang terdapat di dalam teh bisa menghambat penyerapan nutrisi pada pencernaan jika dikonsumsi secara berlebihan. Maka dari itu, dianjurkan untuk tidak meminum teh sembari atau setelah makan.
4. Meningkatkan kecemasan
Mengonsumsi teh secara berlebihan juga bisa menimbulkan kecemasan. Ini merupakan efek yang ditimbulkan jika terlalu banyak mengonsumsi kafein
.png)

Berita Lainnya
Kadinkes Inhil Ikuti Zoom Meeting Pencanangan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting
Pasien Tanpa Gejala di Riau Bakal Diisolasi di Satu Tempat
Antisipasi Corona, Dewan Inhil Minta Pemda Kampanyekan Makanan Peningkat Imunitas Tubuh
Update PDP Covid-19 Di Riau, 22 Orang Dinyatakan Negatif
RSUD Mandau Patok Rp400 Ribu untuk Rapid Test Covid-19
Ini 5 Manfaat Jeruk Nipis Bagi Penderita Asam Lambung dan Gerd
Dukung program Crash Imunisasi Polio, Puskesmas dan Pemdes Teluk Dalam Laksanakan Imunisasi Polio
Puskesmas Kotabaru Maksimalkan Upaya Penanganan Covid-19 di Keritang
Riau Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Masih Aman
Minyak Goreng Curah Memang “Haram”, Ini Buktinya
Diresahkan Wabah PMK, Begini Cara Olah Daging Kurban yang Aman untuk Dikonsumsi
Orientasi KAP dan KPP bagi Kader dan Tenaga Kesehatan Resmi Ditutup