Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Langka di Pasar, Pegawai DLHK Inhil Racik Hand Sanitizer Berbahan Alami
TEMBILAHAN - Hand sanitizer dinilai menjadi 'senjata' ampuh untuk mencegah penyebaran virus corona.
Namun, seiring dengan banyaknya permintaan, menjadikan harga hand sanitizer melambung naik.
Bahkan, dengan harga yang mahal hand sanitizer mendadak langka bahkan menghilang di pasaran.
Melihat hal tersebut, pegawai honorer Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Indragiri Hilir berinisiatif membuat hand sanitizer berbahan alami dengan racikan sendiri.
"Hand sanitizer di Tembilahan mulai langka dan sulit ditemukan di pasar. Jadi kami berinisiatif meracik sendiri dengan bahan sederhana hingga menjadi hand sanitizer," kata Yaya, salah seorang pegawai honorer DLHK Inhil, Rabu (18/3/2020).
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
Selanjutnya, tambah Yaya, hasil racikan sederhana dari berbagai bahan hingga menjadi hand sanitizer tersebut dibagikan secara gratis dengan teman-teman satu kerja di lingkungan kantor.
Inisiatif Yaya, bersama empat rekannya yang lain patut menjadi contoh. Ia mengaku, mereka mengolah berbagai bahan untuk dijadikan hand sanitizer.
"Kami memanfaatkan lidah buaya yang diblender, kemudian dicampur alkohol 70 persen serta ditambah dengan campur perasan lemon hingga menjadi hand sanitizer, " sebut Yaya.
Menurutnya, racikan hand sanitizer berbahan alami ini lebih ramah lingkungan serta tidak menyebabkan iritasi di kulit.
Dia berharap, dengan langkah antisipasi selalu memakai hand sanitizer agar wabah corona segera teratasi dan kehidupan masyarakat dapat berjalan normal kembali.
.png)

Berita Lainnya
Beragam Manfaat Kulit Manggis bagi Kesehatan
Diikuti Secara Daring Seluruh Puskesmas, Puncak Pin Polio Kabupaten Inhil Dilaksanakan di Keritang
Rapid Test saat Car Free Day, Petugas Temukan 5 Orang Reaktif
Ahli Gizi Ungkap Alasan Kenapa Sahur Pakai Mie Instan Bikin Tubuh Lemas
Bersempena Hari Kesehatan Nasional, IBI Inhil Laksanakan Publikasi Stunting
Dinkes Inhil Sampaikan Pentingnya Standar Penjaringan Kesehatan untuk Anak
Hari Ini Riau 134 Kasus Positif, Puncak Tertinggi Selama Covid-19
Kondisi Membaik, Pasien Terduga Corona Sudah Bisa Dikunjungi Keluarga
Omicron Bertahan Lebih Lama di Permukaan Plastik & Kulit Manusia daripada Varian Lain
Dinkes Inhil Laksanakan Pertemuan Peningkatan Pengelola Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Dinyatakan Positif Corona, Anggota DPRD Pekanbaru Ini Mengaku Telah Membaik
Komitmen Turunkan Angka Stunting, Pemkab Inhil Lakukan Ini