Pilihan
Ingin ke Jakarta, Pejabat Pemprov Riau Wajib Izin Gubernur Riau
PEKANBARU, (INDOVIZKA)- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengingatkan kepada pejabat di lingkungan pemrov Riau agar tidak melakukan perjalanan ke Pulau Jawa dan Bali. Sebab di dua pulau ini kasus Covid-19 nya terus mengalami lonjakan.
Gubri Syamsuar menekankan kebijakan larangan berpergian ke Jawa Bali kepada pejabat yang ada di lingkungan Pemprov Riau, wajib meminta persetujuan gubernur dan wakil gubernur sebelum berangkat.
"Jadi kalau tidak penting jangan ke Jakarta dulu, karena kasus Covid-19 sedang tinggi disana," kata Gubri Syamsuar, Jumat (2/7/2021).
Bahkan yang terbaru Presiden RI Joko Widodo menetapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Jawa Bali.
"Kalau tidak ada izin kami tidak boleh (keluar kota), harus ada izin dari kami, kalau tidak penting sekali tidak akan kami kasih izin," Gubri menegaskan lagi.
Tidak hanya itu, bagi warga yang telah berpergian ke Jawa - Bali, saat kembali lagi ke Riau wajib melakukan rapid antigen lagi di Bandara.
Jika hasilnya positif Covid-19 maka pasien ini akan langsung diisolasi di tempat yang disiapkan oleh pemerintah daerah.
"Orang masuk ke Riau tetap kita minta untuk tetap dilakukan rapid antigen dulu di Bandara. Ini harus tetap dijalankan," ujarnya. *
.png)

Berita Lainnya
Desa Sialang Panjang Pasang Portal dan Buka Posko Pendataan Bagi Pendatang
Selisih 1 Angka, Tarmo Calon Kades Siabu Gugat Hasil Rapat Pleno Pilkades 2021
Tingkatkan Kualitas Layanan Administrasi Disdukcapil Gelar Forum Konsultasi Publik
Disdukcapil Serahkan 5 Kartu KIA Secara Simbolis Kepada Forum Anak
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Kantor Samsat Riau Ramai Didatangi Masyarakat
Ingin Vaksin Tapi KTP Luar Pekanbaru, Begini Caranya
Dukungan Terus Meluas, Masyarakat Akui Program Abdul Wahid Sesuai Keluhan
Ombudsman Riau Akan Proses Penahanan Ijazah Siswa oleh Sekolah
LBH Pers SMSI Riau Siap Dampingi Masyarakat
Dishub Pekanbaru Targetkan Meterisasi 150 PJU di Dua Rayon
Pekanbaru Sering Banjir, Pengamat: Kok Dibiarkan Terus Berulang?
Tak Patuh Instruksi Walikota, 5 Tempat di Pekanbaru Ini Diberi Teguran Tertulis