Gelar Muscab 27 Juli, Seluruh PAC Solid Dukung Taufik Arrakhman Pimpin PKB Pekanbaru

Taufik Arrakhman.

PEKANBARU (INDOVIZKA) - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pekanbaru sudah mempersiapkan diri untuk melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) sesuai bentuk perwujudan demokrasi.

DPC PKB Pekanbaru bahkan sudah melaksanakan pra-Muscab, dan tentunya pra-Muscab itu mengikuti arahan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Terkait calon kuat ketua, informasi yang diterima bahwa Taufik Arrakhman yang sebelumnya merupakan kader Gerindra ditunjuk DPP mengisi kekosongan ketua DPC Pekanbaru, bakal diusung kembali untuk menjadi ketua.

Seperti yang diutarakan Ketua PAC PKB Payung Sekaki, Rony. Ia mengatakan pihaknya siap menjadi peserta dalam Muscab itu, dan secara terang-terangan menyebut sudah membuat kesepakatan dengan PAC lain.

"Kita pada dasarnya sudah satu suara, kita tetap memajukan satu nama, nama Pak Taufik. Karena kami melihat, sosok Pak Taufik sangat dibutuhkan di tengah keterpurukan kita pada Pileg 2019 lalu," ujarnya.

Selain itu, jika kepemimpinan Taufik Arrakhman bisa mengembalikan kursi PKB di legislatif, kata Rony, bukan tak  mungkin peluang Taufik terbuka lebar di Pilwako Pekanbaru.

"Kalau kita bisa dapat posisi kuat di legislatif, kita bisa memajukan kader kita di Pilwako, dan kami dari PAC sudah menyampaikan ini ke DPW. Tapi, kita fokus dulu di persiapan Pileg ini," paparnya.

Sementara itu, Taufik sendiri menfatakan bahwa pihaknya akan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam dalam Muscab tersebut.

"Kita sudah siap, untuk di Pekanbaru itu tanggal 27, tapi dengan catatan masih melihat perkembangan status PPKM di Pekanbaru. Saat ini kondisi penyebaran virus corona masih menjadi atensi pemerintah, bahkan beberapa daerah sudah menerapkan Pemberlakuan Perbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pekanbaru sendiri saat ini masih dalam tahap PPKM Mikro," cakapnya.

Pihaknya, sambung Taufik, tentunya akan menerapkan protokol kesehatan super ketat, sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19. Sebab, dia tak ingin kondisi Pekanbaru sama seperti daerah-daerah yang ada di Jawa dan Bali.

"Kalau nanti di tanggal itu PPKM-nya darurat, kan tidak boleh kegiatan apapun, mungkin kita persiapkan untuk di lain hari. Tapi tentu kita berharap kondisi terus membaik, mudah-mudahan Muscab ini bisa berjalan sesuai harapan kita semua," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Riau, Dani M Nursalam, mengatakan pihaknya sudah melakukan konsolidasi dengan seluruh DPC guna persiapan pelaksanaan Muscab.

"Kita sudah menetapkan jadwal untuk pelaksanaan Muscab. Awalnya kan dilakukan per-zona, tapi kita sepakati Muscab akan dilaksanakan di masing-masing kabupaten/kota," kata Dani.

Muscab se-Riau ini akan dilaksanakan satu minggu non-stop, dimana satu hari itu bisa satu atau dua daerah, tergantung kondisi di lapangan nanti. Selain menunjuk nama Ketua Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz, Muscab juga akan dibarengi dengan kegiatan sosial.

"Kegiatan sosial itu misalnya mengadakan bakti sosial, kunjungan pesantren dan lainnya. Yang paling penting, Protokol Kesehatan (Prokes) tetap dijalankan. Muscab juga dihadiri perwakilan DPW dan DPP," terangnya.

Ditambahkan dia, mengingat forum Muscab adalah forum tertinggi partai, maka dalam forum itu juga akan dibicarakan agenda-agenda politik yang akan dihadapi, baik Pilkada Kabupaten/kota, Pilkada Riau, maupun Pilpres.

"Ya, kader-kader potensial kita akan ditampilkan," tutupnya. 






[Ikuti Indovizka.com Melalui Sosial Media]


Tulis Komentar