Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Bantuan 2.023 Ekor Sapi Pemprov Riau Ditunda Tahun Depan
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Pengadaan bantuan 2.023 ekor sapi untuk kelompok perternakan yang dialokasikan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2021 dipastikan ditunda hingga tahun 2022.
Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Rahmat Setiyawan mengatakan, ditundanya bantuan sapi itu karena hasil tender tidak menemukan penyedian ribuan sapi sesuai ketentuan.
"Jadi hasil evaluasi Pokja, dari 6 penyedia yang ikut tender semua tidak ada yang lulus administrasi atau tidak memenuhi syarat," kata Rahmat Setiyawan, Rabu (15/9/2021).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Jadi Pokja memberikan masa sanggah sampai tanggal 16 September. Kalau sampai besok tidak ada yang menyanggah hasil evaluasi Pokja, maka akan dilakukan review oleh KPA, apakah dilanjutkan atau tidak," terangnya.
Lebih lanjut Rahmat Setiyawan menyampaikan, bantuan 2.023 ekor sapi yang dianggarkan sebesar Rp26 miliar.
"Yang kita rencanakan bantuan sapi sebanyak 2.023 ekor dengan anggaran sebesar Rp26 miliar. Sapi itu akan disebar kepada 289 kelompok peternak di 12 kabupaten/kota," sebutnya.
Karena penyedia yang ikut tender tidak memenuhi syarat, maka bantuan sapi itu akan diusulkan di tahun 2022. Sebab jika dilaksanakan di APBD Perubahan 2021 dikhawatirkan tidak terkejar pengadaan ribuan ekor sapi tersebut.
"Kalau di APBD perubahan 2021 tidak cukup waktunya. Sebab untuk pengadaan 2.023 ekor sapi itu kalau cuma 90 hari," cetusnya.
Rahmat menambahkan, 6 penyedia bantuan sapi yang ikut lelang semua dari luar Provinsi Riau.
"Perusahaan yang ikut tender dari luar, tidak ada penyedia dari Riau. Karena pengadaan sapi ini skala besar, sebab pengadaan Rp15 miliar sudah kategori besar. Kemudian pengalaman penyedia wajib harus setengah dari nilai pengadaan. Artinya penyedia mininal harus ada pengalaman pengadaan sapi senilai Rp13 miliar baru bisa ikut lelang bantuan sapi Pemprov Riau senilai Rp26 miliar," tukasnya.
.png)

Berita Lainnya
Dugaan Korupsi SPPD Fiktif 2019, Kejari Panggil Kepala BPKAD Kuansing
Pj Bupati H Erisman Yahya Dapat Dukungan untuk Program Inhil Kamis Bersih
Kadis PUPR Inhil : Tunda Bayar Proyek 2019 Lebih Besar dari Tahun Lalu
Ini Jadwal Penetapan Bupati Kuansing, Rohil, dan Meranti Terpilih
Azwendi Tinjau Box Culvert Rusak yang Bahayakan Warga
Diundur, Mal di Pekanbaru Tak Jadi Tutup Besok
Sat Resnarkoba Tangkap Komplotan Pengedar Narkoba
Kemenhub Nyatakan Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani Penerbangan Internasional
Sambungan Pipa PDAM Kembali Putus di Proyek IPAL
Pemkab Pelalawan Perbolehkan Salat Id di Zona Kuning dan Hijau
Pemprov Riau Siapkan Lahan Kuburan 3 Hektare Bagi Warga Meninggal Terjangkit Covid-19
5 April, PWI Inhil Serahkan Award dan Umumkan Pemenang LKTJ 2021