Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Istana Doakan Kesembuhan SBY yang Mengidap Kanker Prostat
JAKARTA (INDOVIZKA) - Staf Khusus Mensesneg Faldo Maldini mendoakan kesembuhan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menderita kanker prostat. SBY akan melakukan medical check-up dan treatment di luar negeri dalam waktu dekat.
"Kami menyampaikan doa untuk kesembuhan Presiden SBY, syafakallah. Semoga Allah selalu menyertai Beliau dengan kebahagiaan dan keberkahan," katanya dalam pesan singkat, Selasa(2/11).
Faldo menjelaskan medical check-up yang dilakukan SBY di luar negeri sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 dan Perpres Nomor 36/2014 tentang Dokter Kepresidenan.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
"Semuanya sudah diatur, baik itu Presiden maupun mantan presiden beserta keluarganya. Dalam Peraturan Presiden nomor 36 Tahun 2014 tentang Dokter Kepresidenan juga disampaikan hak-hak mantan Presiden. Jadi, masalah ini memang sudah diamanahkan," ungkapnya.
Dalam aturan dokter kepresidenan, diperbolehkan untuk membentuk tim yang menangani masalah-masalah spesifik kesehatan kepala negara dan mantan kepala negara.
"Masalah seintensif apa penangan dan sespesifik apa penyakitnya, dokter yang lebih berwenang menjelaskan. Sejauh ini, komunikasi dokter kepresidenan dan pihak dokter di negara tujuan tempat berobat," bebernya.
Staf Pribadi Presiden RI Ke-6 Ossy Dermawan mengkonfirmasi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menderita kanker prostat. SBY akan melakukan medical check-up dan treatment di luar negeri dalam waktu dekat.
Dia mengungkapkan pengobatan SBY akan dilakukan di RS luar negeri yang memiliki pengalaman panjang dan teknologi yang maju untuk menangani kanker prostat. Keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan tim dokter Indonesia.
"Sesuai dengan diagnosa dari Tim Dokter, bapak SBY mengalami kanker prostat (prostate cancer)," kata Ossy dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Selasa (2/11).
Ossy mengatakan kanker prostat yang dialami SBY masih berada dalam stadium awal. Hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan baik melalui metode MRI, biopsi, Positron Emission Tomography (PET) Specific Membrane Antigen (SMA) Scan dan pemeriksaan yang lain.
"Tim dokter menyimpulkan semua opsi terbuka untuk melakukan pengobatan dan penyembuhan bapak SBY," ujar Ossy.
.png)

Berita Lainnya
Sebanyak 46 Tewas Korban Gempa Cianjur
PLN Pastikan Pasokan Listrik Selama 'Work From Home'
Kasus Turun, Jokowi Izinkan Dana Covid-19 Dipakai Hal Lain
BMKG Deteksi Kemunculan 14 Hotspot di Riau
Polisi Tangkap 3.862 Pengunjuk Rasa di Seluruh Indonesia
Tekan Impor, Pemerintah Bakal Bangun Pabrik Obat di Ibu Kota Baru
Belum Lulus Uji Coba, RI Sudah Bayar DP Vaksin China Rp 507 M
Sebelum 6 Mei Masyarakat Dipersilahkan Mudik, Kakorlantas: Kami Tidak Berhak Melarang
DPR: Penjabat Kepala Daerah Boleh Diisi TNI-Polri Jika ASN Tak Memadai
Jutaan PNS Tak Kompeten, Bakal Langsung Dipecat?
Istana Tegaskan WNA China Masuk Indonesia Orang Penting untuk Proyek Vital Pemerintah
PLN Raih Penghargaan 1st The Best of The Best-Human Capital 2021