Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Menolak Relokasi, Pedagang Agus Salim Bentrok dengan Petugas
PEKANBARU, (INDOVIZKA)- Penertiban lapak pedagang kaki lima di kawasan STC Kamis (18/11/2021) berlangsung ricuh. Pedagang menolak relokasi dan menghadang petugas yang hendak menertibkan PKL. Ratusan pedagang menghadang Tim Yustisi Pekanbaru dengan menutup persimpangan menuju Jalan Agus Salim dari arah jalan Sudirman Pekanbaru.
Tim yang datang membawa satu unit alat berat langsung mendapat perlawanan pedagang. Bahkan seorang pedagang melempari petugas denhan balok dan melontarkan sumlah serapah oada petugas. Pedagang juga menuding Petugas tidak manusia.
"Tidak manusia kalian," Teriak pedagang pada anggota Yustisi Pekanbaru yang melakukan pembongkaran lapak mengunakan alat berat.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Meski dihadang, namun petugas berusaha untuk tetap masuk ke jalan Agus Salim. Sempat terjadi aksi saling dorong para pedagang yanh sebagian besar kaum ibu ini dengan Personel Satpol PP. Karena situasi makin kacau Satpol PP menurunkan pasukan lengkap dengan tameng, menghadang lemparan pedagang pasar.
Sebelum dilakukan pembongkaran ini, sebelumnya para pedagang telah diminta segera membongkar lapak dagangan mereka. Sebab, lokasi itu akan ditata untuk dijadikan 'Malioboro' Pekanbaru. Namun karena pedagang tidak melakukan pembongkaran lapak secara mandiri, maka pembongkaran bakal dilakukan tim Yustisi Kota Pekanbaru.**
.png)

Berita Lainnya
Pemkab Inhil di Tunjuk Jadi Tuan Rumah Hari Lahan Basah Sedunia 2024
Resmi Dibuka, Ini Link Pendaftaran CPNS dan PPPK Pemprov Riau
Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II Bukan untuk Pasien Corona
Hari Ke 2 Kampanye di Inhil, Warga Pengalihan Tumpah Ruah Sambut Kehadiran Abdul Wahid
Kembali Datangi Kejati, AMMK Riau Desak Indra Gunawan Dijadikan Tersangka
Wujud Peduli Masyarakat, Satlantas Polres Pelalawan Gelar SIM Gratis dan Program Green Policing
Ukur Dampak Sosial Program TJSL/CSR, PLN Lakukan Riset Bersama LPPM UNAND
Jika Pelanggaran TSM Terbukti, Pilkada Inhu akan PSU
Kepri Tolak Kedatangan 2.000 Turis Australia
Diperjuangkan H Abdul Wahid, PT PLN Serahkan Bantuan Satu Unit Ambulance Laut untuk Masyarakat Inhil
Mulai Hari Ini hingga 24 Agustus, PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
TeRuCI Chapter Lancang Kuning Bagi-bagi Sembako bagi Masyarakat Kurang Mampu